BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Baubau, Teguh Santoso memimpin upacara Hari Bhakti Imigrasi ke-74 tahun 2024 sebagai puncak peringatan institusi itu yang jatuh pada 26 Januari.
Selain upacara dan pemotongan tumpeng, sebelumnya juga telah melaksanakan sejumlah kegiatan diantaranya bakti sosial berupa donor darah dan lomba-lomba secara internal.
“Kegiatan baksos sudah berjalan sejak dari 22 sampai puncak 26 Januari 2024 ini. Alhamdullilah, kita sudah melakukan donor darah dan mengadakan lomba-lomba antar pegawai imigrasi. Terus hari ini puncaknya upacara,” ujar Teguh, usai kegiatan upacara itu, di Kantor Imigrasi Baubau, Jumat (26/1/2024).

Pada momentum tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) terbaik di instansi itu.
Teguh Santoso mengatakan, sepanjang tahun 2023 sebanyak 13 orang Warga Negara Asing (WNA) yang telah dideportasi pihaknya. Ke-13 WNA tersebut terdiri dari sebanyak 11 orang warga negara India dan 2 orang warga negara Malaysia.
“Tahun kemarin target kita hanya satu orang, tapi terjadi peningkatan yang luar biasa yang ternyata 13 orang,” ujar Teguh.
Dikatakannya bahwa target-target yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Keimigrasian pada 2023 telah dilaksanakan dengan baik oleh pihaknya.
“Dengan berjalannya waktu, alhamdullilah khusus Kantor Imigrasi Baubau kita proses menjadi naik kelas. Ini juga berkat dukungan jajaran vertikal maupun pemda dan semuanya. Dan alhamdullilah untuk PNBP (Penerimaan Negera Bukan Pajak) kita juga meningkat 100 persen,” ujar dia tanpa menyebut secara rinci jumlahnya itu.
Pada peringatan upacara hari bhakti dengan peserta dari Kantor Imigarsi Baubau, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Baubau, Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Dharma Wanita Imigrasi, Kepala Imigrasi Baubau yang menjadi inspektur upacara membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly.

Dalam sambutannya itu disebutkan selama 74 tahun berkiprah, Direktorat Jenderal Imigrasi telah mengalami berbagai tantangan dan pencapaian gemilang.
“Saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas berbagai capaian dan prestasi yang telah diraih sehingga menjadikan Direktorat Jenderal Imigrasi menjadi lebih baik. Prestasi cemerlang dalam peningkatan layanan kepada masyarakat, pengembangan teknologi terkini, serta percepatan dan penyederhanaan dalam proses keimigrasian adalah bukti konkret akan keunggulan kinerja yang telah dicapai,” sebutnya.
Ia juga mengatakan, pada 2023 penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Direktorat Jenderal Imigrasi mencapai 320 persen. Capaian realisasi PNBP hingga 31 Desember 2023 adalah sebesar 7,6 triliun rupiah, hal ini merupakan pencapaian terbesar dalam sejarah.
“Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan pengabdian yang luar biasa. Kerja tim yang solid dan semangat berkinerja yang terus bergelora telah membentuk fondasi kokoh bagi pencapaian keberhasilan Diirektorat Jenderal Imigrasi,” ujarnya.(Adm)












