BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mulai tancap gas melaksanakan sertifikasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2026. Sebanyak 1.000 bidang tanah di seluruh wilayah Kota Baubau menjadi target sertifikat tahun ini.
Kepala Kantah Baubau, Yusuf mengatakan, pihaknya telah menetapkan lokasi (Penlok) di 43 kelurahan. Meski surat fisik persetujuan Kanwil sedang dalam proses, koordinasi intensif memastikan program tetap berjalan sesuai jadwal.
”Kami sudah membentuk dan melantik Panitia Ajudikasi, Satgas Fisik, Yuridis, hingga Administrasi. Saat ini petugas sudah mulai turun ke lapangan untuk mengumpulkan data,” Ujar Yusuf, Jumat (23/1/ 2026).
Kantah Baubau menargetkan seluruh proses PTSL rampung 100 persen pada Agustus 2026. Target ini sengaja dipatok lebih awal agar sertifikat dapat diserahkan sebelum Hari Ulang Tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) pada 24 September mendatang.
Yusuf menjelaskan, kuota 1.000 bidang tersebut dinilai cukup ideal. Hal ini mengingat Kota Baubau telah menyandang status Kota Lengkap sejak tahun 2024.
Ia mengatakan, sebagian besar lahan di wilayah Baubau kini sudah terpetakan dan bersertifikat. ”Karena sudah Kota Lengkap, target kami sekarang adalah menuntaskan sisa bidang tanah yang belum bersertifikat dari pemetaan sebelumnya,” jelasnya.
Guna mempercepat proses, Yusuf mengimbau masyarakat untuk segera menyiapkan dokumen kepemilikan. Warga juga diminta memasang tanda batas atau patok pada lahan masing-masing sebelum petugas datang melakukan pengukuran.(Adm)












