BAUBAU, (PANTAUTODAY) – Kapal Motor Penumpang (KMP) Inerie milik PT ASDP saat ini menjalani docking atau perawatan rutin tahunan. Kapal yang beroperasi melayani lintasan Batauga – Sioumpu – Kadatua (Kabupaten Buton Selatan) itu di rencanakan docking selama 14 hari.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, Capt Amir mengatakan, saat inii kapal tersebut sudah berada digalangan di Kendari untuk melakukan perawatan tahunan.
“Kapalnya sudah kurang lebih seminggu di sana (galangan). Nanti kalau sudah selesai akan kembali beroperasi seperti biasa lagi,” ujar Amir, yang baru menjabat General Manager ASDP Baubau ini, di Baubau, Rabu (30/9).
Dengan dockingnya kapal itu, kata dia, untuk sementara di lintasan subsidi tersebut tidak ada kapal pengganti.
“Kalau untuk yang (lintasan) komersil kita siapkan kapal pengganti, kalau yang subsidi kan dia memang dalam setahun dihitung 11 bulan, jadi yang 1 bulan itu docking, jadi gak ada pengganti. Tapi tergantung kalau ada armada yang siap,” katanya.
Sebelum KMP Inerie, kata Amir, KMP Bahtermas II juga menjalani docking. Tetapi kapal yang melayani lintasan Kamaru – Wanci (Kabipaten Buton – Wakatobi) tersebut sudah kembali ke lintasan untuk beroperasi.
“Jadi alhamdullilah, KMP Bahteramas ini baru selesai docking, tadi jam 4 subuh sudah berangkat dari Kendari ke Kamaru untuk kembali beroperasi,” ujarnya.
Setelah KMP Bahtermas, kata Amir, pihaknya juga merencanakan melakukan docking KMP Mujair dan KMP Sultan Murhum II
Sedangkan, KMP Madidihang yang sempat alami gangguan bagian permesinan sudah dilakukan perbaikan dan telah kembali beroperasi lintasan Baubau – Talaga – Dongkala – Mawasangka (Kabupaten Buton Tengah).
“Madidihang memang kemarin itu dia trouble di mesin, karena pompa olinya nggak berfungsi. Tapi langsung kita ganti baru dan tadi pagi sudah berangkat beroperasi kembali,” ujarnya.
Amir mengatakan bahwa pihaknya memastikan pengoperasian seluruh armada kapal dalam keadaan siap. Apalagi pada momen liburan atau hari besar lainnya.
“Nanti momen libur Natal dan tahun baru. Namun kalau saya lihat dari trafiknya Nataru tidak seramai lebaran, karena disini mayoritas muslim, tetapi kita persiapkan juga. Intinya tidak akan ada kapal digalangan, jadi saat dibutuhkan siap,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan memperbantukan armada kapal bila terjadi kepadatan di suatu lintasan, dengan tentu berkoordinasi stakeholder di pelabuhan.(Adm)












