KM Logistik Nusantara 3 Dijadwalkan Sandar Perdana di Wakatobi pada 20 Januari

KM Logistik Nusantara saat sandar di salah satu pelabuhan.(Ist)

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Konektivitas logistik di wilayah Sulawesi Tenggara melalui jalur laut semakin kuat. KM Logistik Nusantara 3 dijadwalkan sandar perdana di Pelabuhan Wanci, Kabupaten Wakatobi, pada Selasa, 20 Januari 2026.

​Kapal tol laut yang dikelola PT PELNI (Persero) ini melayani rute Surabaya– Namrole – Wanci. Kehadirannya diharapkan mampu menjaga stabilitas stok dan harga barang di wilayah kepulauan.

​Kepala PT PELNI Cabang Baubau, Djasman mengatakan, kapal tersebut akan tiba di Wanci pada pukul 10.00 WITA. Pada pelayaran perdana menuju Wanci, kapal membawa muatan yang cukup signifikan.

​”KM Logistik Nusantara 3 membawa 37 unit dry full kontainer dan 2 unit reefer kontainer untuk muatan dingin,” ujar Djasman saat dikonfirmasi, Senin (19/01/2026).

​Djasman juga memaparkan capaian positif PELNI sepanjang tahun 2025. Secara nasional, realisasi angkutan barang mencapai 13.142 TEUs atau tumbuh 106 persen dibandingkan tahun 2024.

Ia menyebut, ​rincian produksi tersebut terdiri dari 9.103 TEUs muatan berangkat atau presentase 69 persen yang didominasi bahan pokok penting (bapokting) dan 4.039 TEUs muatan balik atau presentasenya 31 persen berupa komoditas daerah.

“Capaian ini menunjukkan peran nyata PELNI dalam mendukung pemerataan ekonomi di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan,” tambah Djasman.

Ia mengatakan, pada tahun 2025 lalu, Pemerintah memberikan penugasan sebanyak delapan trayek dengan total 32 pelabuhan singgah. PELNI berhasil merealisasikan 110 voyage hingga akhir tahun.

“Capaian tersebut didukung oleh pengoperasian lima kapal angkutan barang milik PELNI dan tiga kapal Kendhaga Nusantara,” tuturnya.

​Djasman mengapresiasi kerja keras seluruh insan PELNI Baubau atas kontribusi sepanjang tahun lalu. Ia optimis kinerja tahun 2026 akan lebih baik dalam memperkuat logistik nasional.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *