Baubau, (Pantautoday.com) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, telah menerbitkan sebanyak 615 kartu pencari kerja (kartu kuning) sepanjang Januari-Juli 2023, yang mayoritas yang mengurus untuk melamar pekerjaan di sektor pertambangan.
Kepala Disnaker Baubau, Moh. Abduh mengatakan, jumlah kartu kuning yang diterbitkan tahun ini meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama.
Hal itu menurutnya, seiring dibukanya lapangan pekerjaan sektor pertambangan di Morowali (Sulawesi Tengah) dan Weda (Maluku Utara).
“Jadi sebagian besar para pencari kerja hari ini masuk ke sektor pertambangan. Ini juga membuktikan bahwa yang dilakukan pemerintah pusat terkait hilirisasi prodak tambang secara nyata terjadi di Baubau,” ujar Abduh, di Baubau, Senin (31/7/2023).
Dikatakannya, selain sektor pertambangan, sebagian kecil masyarakat mengurus kartu kuning untuk keperluan menjadi pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Kata dia juga bahwa pengurusan kartu kuning di Dinasker Baubau tidak dipungut biaya dan tuntas 15 menit jika dokumen persyaratan lengkap.
Ia menyebutkan bahwa masyarakat yang mengurus kartu pencari kerja cukup menyiapkan dokumen berupa KTP asli bagi warga Baubau dan luar Baubau disertai keterangan domisili dari Kelurahan, foto ukuran 3×4 tiga lembar dan 2×3 satu lembar dan sertifikat khusus keterampilan bila ada.
Kemudian, fotokopi Ijazah SD sampai ijazah terakhir yang legalisir, fotokopi transkrip nilai dilegalisir bagi lulusan sarjana dan diploma tiga (D3) serta foto copy nilai ebtanas murni dilegalisir bagi lulusan SD hingga SMA.(adm)












