ASDP Cabang Baubau Layani 52 Ribu Penumpang dan 46 Ribu Kendaraan Selama Angleb 2026

General Manager PT ASDP Cabang Baubau, Zullivan Ramadhana Miraza,

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) — PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, berhasil menyelenggarakan Angkutan Lebaran 2026 dengan lancar, aman, terkendali dengan mencatat lebih 52 ribu penumpang dan 46 ribu lebih kendaraan roda dua dan empat selama periode arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri pada 13 – 29 Maret 2026.

ASDP Baubau mencatat jumlah penumpang lebih dari 52 ribu orang atau mengalami kenaikan sebesar 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

General Manager PT ASDP Cabang Baubau, Zullivan Ramadhana Miraza, dalam keterangan tertulisnya diterima, Kamis, menyampaikan, capaian ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan penyeberangan yang dikelola oleh ASDP, sekaligus mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat selama momen Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026.

Selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan kendaraan juga mengalami pertumbuhan positif. Kendaraan roda dua tercatat lebih dari 39 ribu unit atau meningkat sebesar 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara kendaraan roda empat mencapai lebih dari 7.500 unit atau naik sebesar 20 persen dibandingkan periode angkutan Lebaran tahun lalu.

Kata dia, peningkatan ini menjadi indikator tingginya aktivitas ekonomi dan kebutuhan mobilitas masyarakat yang berhasil diakomodasi dengan baik oleh PT ASDP Cabang Baubau.

Zullivan menyampaikan, dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik, manajemen PT ASDP Baubau melakukan sejumlah langkah strategis selama periode Angkutan Lebaran 2026.

“Keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang, kesiapan operasional, serta sinergi yang kuat antara PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Baubau dengan seluruh stakeholder terkait,” ujar Zullivan.

“Peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan yang cukup signifikan tahun ini dapat kami layani dengan baik melalui berbagai langkah antisipatif, termasuk optimalisasi armada dan pengaturan pola operasi di lintasan-lintasan komersial yang padat. Pengalihan operasional KMP Bahteramas II ke lintasan Labuan – Amolengo serta pemberlakuan layanan operasional 24 jam di lintasan Tampo – Torobulu menjadi bagian dari strategi kami dalam memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik. Kami bersyukur seluruh rangkaian Angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” tambahnya.

PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Baubau berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional penyeberangan.

Dengan capaian positif ini, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Baubau optimistis dapat terus memberikan kontribusi positif dalam mendukung konektivitas antar wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan Sulawesi Tenggara.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *