Kota Baubau Gelar Rembuk Stunting

Suasana Rembuk Stunting Tingkat Kota Baubau, di Aula Palagimata Kantor Walikota Baubau, Senin (31/7/2023).

Baubau, (Pantautoday.com) – Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelar rembuk stunting melibatkan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) sebagai langkah menurunkan kasus gagal tumbuh kembang fisik pada anak yang mana daerah itu masih diangka 25 persen.

Kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kota Baubau digelar di Aula Palagimata Kantor Wali Kota Baubau, Senin (31/7/2023).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Baubau, La Ode Darussalam mengatakan, rembuk stunting bertujuan agar ada upaya bersama dalam penanganan kasus kekerdilan. Saat ini Baubau telah menetapkan program orang tua asuh bagi anak beresiko stunting.

“Jadi hari ini kita membangun komitmen agar kedepan ayah dan bunda asuh bergerak cepat ke lapangan untuk memberikan yang diperlukan keluarga beresiko stunting,” ujar Darussalam.

Asisten III Setda Pemkot Baubau ini mengatakan, ayah dan bunda asuh tersebut melibatkan semua organisasi perangkat daerah (OPD), DPRD dan instansi vertikal.

“Jadi, tugas bersama kita memberi penyuluhan dan asupan gizi kepada anak berisiko stunting sampai keluar dari status tersebut,” katanya.

Dalam menekan stunting, kata Darussalam, pihaknya juga melaksanakan program Dahsat atau Dapur Sehat Stunting, dimana program ini berupa pemenuhan gizi pada anak melalui sajian menu makanan.

Ditempat yang sama anggota DPRD Baubau, Masri mengatakan, dampak stunting dapat mengganggu kualitas hidup penderitanya kedepan. Karena itu dirinya meminta Pemkot Baubau sedini mungkin melakukan penanganan.

“Kemudian harus kolaborasi dengan semua unsur karena untuk mempercepat itu tidak bisa juga ditangani satu lembaga,” ujar Masri yang juga mantan Kadis Dikbud Baubau ini.

Menurutnya, program penanganan stunting yang dilakukan Pemkot Baubau selama ini sudah baik, tinggal dipercepat agar generasi Baubau kedepan bisa semakin baik.(adm)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *