BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau, Sulawesi Tenggara, melaksanakan uji kelaiklautan kapal penumpang antarpulau didaerah itu dalam rangka persiapan angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Ph Kepala KSOP Baubau, Saaduddin mengatakan, berdasarkan instruksi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan pelaksanaan uji petik dilakukan mulai 1 sampai 30 November 2024.
“Untuk sementara yang diuji petik sudah sekitar 5 kapal, untuk Baubau sendiri kita mendapat 27 kapal yang beroperasi di pelabuhan Baubau,” ujar Saaduddin yang juga Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas II Baubau ini, di Baubau, Senin (4/11/2024).
Ia mengatakan, uji kelaiklautan kapal penumpang antarpulau seperti tujuan Tomia, Binongko, Kaledupa dan beberapa
daerah lainnya dalam rangka meningkatkan kelancaran, kenyamanan, keselamatan dan keamanan transportasi laut selama masa angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Jadi uji petik ini sudah kita mulai, nanti 30 November batas waktu untuk pelaporannya,” katanya.
Kata dia, apabila dalam pemeriksaan uji kelaiklautan ditemukan kapal ketidaksesuaian, maka akan diberikan waktu guna pemenuhan ketidaksesuaian tersebut paling lambat 30 Novemer 2024.
“Jadi setelah uji petik ada temuan, kita berikutnya pada saat kapal tersebut masuk lagi kita kontrol lagi bagaimana pelaksanaannya terhadap kekurangannya, jadi dilakukan pengawasan berkelanjutan,” ujarnya.
Pelaksanaan uji petik kapal penumpang, kata Saaduddin juga rutin dilaksanakan dua kali setahun yakni pada saat angkutan Lebaran Idul Fitri dan angkutan Nataru.
Dalam uji petik kelengkapan kapal, kata dia, diantaranya alat-alat keselamatan seperti jaket pelampung, rakit, lifebuoy, radio alat komunikasinya dan beberapa lainnya.(Adm)












