Inspektorat Baubau Turun ke Lapangan Lakukan Audit

Kepala Inspektorat Baubau, Amrin Abdullah

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Jajaran pegawai Inspektorat Kota Baubau terjun langsung ke lapangan melakukan audit intensif selama 10 hari hingga 31 Desember 2024 dengan tujuan untuk memperoleh data yang valid, guna menilai apakah perencanaan dan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Kepala Inspektorat Baubau, Amrin Abdullah, menegaskan, dirinya tidak puas jika hanya menerima laporan melalui telepon, tetapi harus turun ke lapangan. Hal ini dilakukan agar data yang dikumpulkan dapat mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

“Saya ingin tim Inspektorat turun langsung ke lapangan untuk memastikan data yang kami peroleh akurat,” ungkap Amrin, Senin (30/12/2024).

Ia mengatakan, para pegawainya melakukan audit hingga melebihi jam kerja biasa. Hal ini demi mendapatkan informasi yang akurat. Audit ini mencakup berbagai aspek, antara lain kinerja pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari APBD Perubahan dan sistem pengendalian internal terhadap setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Baubau.

Amrin mengatakan, untuk Inspektur Pembantu (Irban) 1 dan Irban 2, audit difokuskan pada evaluasi kinerja kegiatan dan pengawasan terhadap pengendalian internal OPD.

Sementara itu, Irban 3 bertugas untuk memeriksa kegiatan fisik dari APBD Perubahan, seperti pembangunan jalan dan fasilitas umum lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua kegiatan berjalan sesuai perencanaan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada bagian lain, sekretariat Inspektorat juga tengah meninjau hasil temuan tindak lanjut dari anggaran tahun 2023. “Kami fokus pada temuan-temuan yang harus ditindaklanjuti,” tambah Amrin.

Ia mengatakan, sementara untuk Irban khusus saat ini tengah menginput semua pengaduan dan tindak lanjut terhadap masalah yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN). Masalah ini mencakup kesalahan internal ASN maupun eksternal yang perlu diperbaiki.

Amrin Abdullah menegaskan, semua bahan audit ini harus selesai dan dapat dikaji tepat waktu. “Kami targetkan laporan lengkap dan sudah dapat kami laporkan kepada kepala daerah pada 31 Desember 2024,” tutupnya.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *