BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau, Sulawesi Tenggara, mencatat jumlah penumpang angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 yang ditargetkan sebanyak 60 ribu orang atau meningkat sebesar 15 persen dari tahun sebelumnya tidak tercapai.
Kepala KSOP Kelas II Baubau, Taher Laitupa menyebutkan, jumlah penumpang angkutan pada libur panjang akhir tahun tersebut yang tercapai sebanyak 57 ribu orang atau meningkat 7 persen dari target tersebut. Jumlah itu tercatat sejak pembukaan hingga penutupan posko Nataru mulai 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025.
“Penumpang Nataru pada 2023-2024 sebanyak 54 ribu. Kita perkirakan peningkatan sekitar 15 persen tapi ternyata yang kita capai hanya meningkat 7 persen saja,” ujarnya, di Baubau, Selasa (14/01/2025)
Tidak tercapainya 15 persen itu, menurutnya, karena penerapan harga tiket pesawat mengalami penurunan sehingga banyak yang beralih menggunakan transportasi udara.
Ia mengatakan, jumlah penumpang kapal itu tercatat baik dari armada kapal Pelni, kapal cepat dan kapal rakyat antarpulau di wilayah provinsi itu.
Selain angkutan Nataru, pihaknya juga akan mempersiapkan pelaksanaan masa angkutan Lebaran Idul Fitri pada Maret mendatang.
“Tentu dengan kesiapan angkutan Lebaran kita berpatokan pada angkutan Nataru kemarin, sehingga jadi acuan kami pada angkutan Nataru itu sudah menjadi tolak ukur untuk dilakukan persiapan pada angkutan Lebaran nanti,” ujar Taher dengan menambahkan bahwa untuk ukuran Baubau memang angkutan Lebaran yang lebih banyak.
Meski ia belum menyebutkan target penumpang pada angkutan lebaran itu, tapi segala sesuatunya akan dilakukan persiapan sampai dengan hari H pelaksanaan angkutan lebaran tersebut. Salah satu persiapan itu mengenai armada kapal.(Adm)












