BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) menjadwalkan tambahan kunjungan berlayar Kapal Motor (KM) Gunung Dempo ke Pelabuhan Murhum Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, untuk melayani angkutan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Kepala PT Pelni Cabang Baubau, Jasman mengatakan, berdasarkan jadwal KM Gunung Dempo ke Baubau sebanyak tiga kali kunjungan yakni pada 6, 18 dan 24 Maret 2025.
“Rencana KM Gunung Dempo itu ke Baubau tiga call, ini tentu dalam upaya melayani angkutan lebaran,” ujarnya, di Baubau, Selasa (4/3/2025).
Mantan Kepala PT Pelni Cabang Balikpapan ini mengatakan, kapal tipe 2.000 itu memiliki kapasitas sekitar 900 penumpang, tetapi ada penambahan angkut atau dispensasi apabila yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan.
Lebih lanjut dikatakan, dengan tambahan kunjungan KM Gunung Dempo itu menjadikan sebanyak 29 kunjungan kapal dari sebanyak 12 kapal PT Pelni yang menyandari Pelabuhan Murhum Baubau mulai 1-31 Maret 2025.
Di awal Ramadhan ini, kata Jasman, arus penumpang dari dan ke Baubau masih kondisi stabil, dimana penumpang yang naik dan turun masih seimbang. Diprediksi lonjakan akan mulai terjadi pada pertengahan Maret 2025.
“Kalau sekarang belum menunjukan peningkatan yang signifikan, masih normal. Biasanya momennya paling banyak pada waktu menjelang Lebaran,” ujar mantan Kacab Pelni Bitung Sulawesi Utara ini.
Saat ini, kata dia, Pelni Baubau belum melakukan persiapan khusus untuk arus mudik, namun operasional armada kapal tetap berjalan lancar tanpa ada kapal yang menjalani perawatan rutin tahunan atau docking.
“Kapal docking dilaksanakan setelah Lebaran,” ujar mantan Kacab Ternate, Maluku Utara ini.
Dikatakan pula, pihaknya akan lebih memfokuskan antisipasi pada lonjakan penumpang yang turun di pelabuhan Baubau terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Adapun armada kapal PT Pelni yang berlayar ke Baubau yakni, KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Tidar, KM Lambelu, KM Sinabung, KM Dorolonda, KM Sirimau, KM Labobar, KM Leuser, dan KM Nggapulu.(Adm)












