BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, menyebutkan arus penumpang pada hari ke 10 puasa Ramadhan 1446 H/2025 M belum terjadi peningkatan yang signifikan.
“Sampai sekarang yang dari Baubau belum ada penambahan yang signifikan. Tapi kalau kita lihat sebenarnya untuk di Baubau ini mungkin yang (arus mudik) lebih banyak yang datang dari pada yang keluar,” kata Djasman, di Baubau, Senin (10/3/2025).
Pada musim angkutan Lebaran Idul Fitri ini, ia mengimbau calon pengguna jasa kapal Pelni yang akan melaksanakan mudik Lebaran agar membeli tiket pulang pergi guna mengantispasi kehabisan tiket saat arus balik nantinya.
Menurut dia, pentingnya perencanaan membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan agar tidak mengalami kendala saat pemudik kembali ke daerah asal.
“Baiknya orang-orang yang berangkat itu berpikir juga untuk pulangnya supaya tidak repot, karena di Pelni sendiri dimungkinkan bisa membeli tiket PP,” ujarnya.
Ia mencontohkan, pemudik dari Ambon menuju Baubau dapat memesan tiket pulang pergi (PP) di Ambon, begitu juga sebaliknya. Dengan demikian, ketika tiba di Baubau dan hendak kembali ke sana mereka tidak perlu lagi repot memesan tiket.
Iajuga mendorong masyarakat menggunakan aplikasi Pelni Mobile untuk lebih memudahkan mendapat informasi jadwal kapal dan pembelian tiket.
Saat ini, kata Djasman, terdapat 11 kapal Pelni yang disiapkan untuk melayani rute Pelabuhan Baubau selama masa angkutan Lebaran. Jumlah ini kemungkinan bertambah menjadi 12 kapal jika KM Nggapulu selesai menjalani perawatan rutin tahunan atau docking.
Djasman juga menambahkan, secara Nasional, Pelni telah memperoleh dispensasi dari Kementerian Perhubungan terkait kapasitas angkut penumpang selama periode mudik Lebaran.
Jumlah dispensasi ini, katanya, diberikan berdasarkan jumlah alat keselamatan kapal, yang biasanya sekitar 62-63 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia.(Adm)












