Pemkot Baubau Usulkan Rp17 Miliar ke Pemprov Pengembangan Bandara Betoambari

Kepala Disperkimtan Baubau, Siti Amalia Abibu

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) mengusulkan bantuan dana sebesar Rp17 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk pengembangan Bandara Betoambari.

Kepala Disperkimtan Baubau, Siti Amalia Abibu, mengatakan proposal permohonan dana tersebut telah diserahkan langsung kepada Kepala Bappeda Sultra dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD Sultra yang digelar baru-baru ini di Kota Baubau.

“Jadi bantuan dana yang kita minta sekitar Rp17 miliar untuk pengadaan tanah runway dan sebagian untuk pengadaan tanah apron. Kalau untuk terminal belum,” ujar Amalia saat ditemui di Bandara Betoambari, Baubau, Senin (28/4/2025).

Amalia merinci, anggaran tersebut diperuntukkan bagi pengadaan tanah dalam rangka perpanjangan runway dari 2.100 meter menjadi 2.500 meter, serta pelebaran dari 30 meter menjadi 40 meter, termasuk area keselamatannya (safety area). Selain itu, dana juga dialokasikan untuk sebagian pengadaan lahan pembangunan apron baru di sisi barat bandara.

“Apron dibutuhkan untuk parkir pesawat. Apalagi sekarang sudah banyak pesawat yang beroperasi. Jadi kita kejar dulu itu, termasuk perpanjangan dan pelebaran runway berikut safety areanya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Amalia mengungkapkan, dalam rencana jangka panjang, Bandara Betoambari juga akan mengalami pengembangan terminal. Terminal baru rencananya akan dipindahkan ke sisi barat bandara mengingat kapasitas terminal saat ini sudah tidak lagi memadai.

“Terminal yang ada sudah padat karena tingginya antusiasme masyarakat menggunakan transportasi udara. Penumpangnya bukan hanya dari Kota Baubau, tapi juga dari beberapa daerah di Kepulauan Buton,” jelasnya.

Karena itu, Amalia menilai, keterlibatan Pemprov Sultra sangat penting dalam mendukung pengembangan Bandara Betoambari, yang kini semakin vital sebagai pintu gerbang transportasi udara di wilayah kepulauan tersebut.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *