SPIL Baubau Catat Muatan Peti Kemas Semester I 2025 Menurun

Kepala PT SPIL Cabang Baubau, Edi

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – PT Salam Pacifik Indonesia Lines (SPIL) Baubau mencatat jumlah pengangkutan peti kemas pada semester pertama (Januari-Juni 2025) ke daerah tujuan menunjukan penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya periode yang sama.

Data perusahaan mencatat, angkutan barang di semester pertama baru mencapai 1.050 teus, sedangkan realisasi periode yang sama 2024 sebanyak 1.275 teus.

​Kepala PT SPIL Cabang Baubau, Edi, mengungkapkan bahwa penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya cuaca ekstrem yang terjadi hingga Juni lalu. Kondisi ini membuat para pengusaha kesulitan dalam mengirimkan komoditas unggulan seperti kayu.

​”Misalnya kayu, itu kan sangat tergantung dengan cuaca. Akses menuju lokasi pengambilan kayu jadi lebih rumit apabila hujan, tentu biaya menjadi membengkak,” jelas Edi, Senin (11/8/2025).

​Selain cuaca, lanjut dia, daya beli konsumen di Pulau Jawa, sebagai tujuan utama pengiriman, juga disebut menurun. “Daya beli yang tadinya penerima di Pulau Jawa minta misalnya 10, sekarang mungkin permintaannya cuma 5 atau 2,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa hampir semua jenis barang yang dikirimkan, yang mayoritas merupakan hasil laut dan hasil bumi, mengalami dampak serupa. Bahkan, komoditas aspal yang diharapkan menjadi andalan, hingga saat ini masih minim pengiriman bahkan belum ada.

​Meskipun menghadapi tantangan, PT SPIL tetap optimistis untuk mengejar target tahunan sebesar 3.000 teus. Berbagai upaya terus dilakukan, termasuk berkoordinasi dengan para pengusaha pengirim untuk mencari solusi.

“Kita selalu harus optimis. Sekalipun kita juga harus realistis kalau kita membaca data, sepertinya tidak akan tercapai. Namun, kita tentu akan berupaya,” ujarnya.

​Ia juga berharap pemerintah daerah di Kepulauan Buton dapat memberikan dukungan nyata, terutama dalam perbaikan akses jalan untuk distribusi kayu. Selain itu, dorongan dari pemerintah untuk pemasaran aspal juga diharapkan dapat membantu mendongkrak volume angkutan.

​Edi mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan SPIL yang menjamin pengiriman aman, tepat waktu, dan ukuran muatan yang pasti.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *