BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Baubau, Sulawesi Tenggara, mengadakan Forum Konsultasi Publik, di Aula Lantai Dua instansi itu, Selasa (9/9/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya dari instansi Pemerintah Daerah Buton Selatan, Buton Tengah, Pemkot Baubau, perguruan tinggi, pengusaha, dan sejumlah elemen.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendengar aspirasi wajib pajak, sekaligus menyampaikan program-program terkait layanan dari KPP Pratama Baubau.
“Jadi forum konsultasi publik ini menjadi sarana bagi kami untuk bisa mendengarkan aspirasi, masukan dari wajib pajak. Termasuk layanan kami yang selama ini sudah berjalan itu apa dirasakan oleh mereka kami dapat feedbacknya. Tujuannya nanti untuk perbaikan kami ke depan,” ujar Kepala KPP Pratama Baubau, Amrih Basuki Purnomo.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya harus terus memperbaiki segala kekurangan dan kendala yang dihadapi para wajib pajak.
“Tentunya kami dengan meningkatkan tentang kreatifitas, kualitas layanan, didalam juga kami memperbaiki dari sisi dokumentasi. Kemudian, kami membangun aplikasi yang bisa mempermudah wajib-wajib pajak mendapatkan layanan kami,” ujar Amrih, didampingi Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Baubau, Anjani Mirtha Yuniara.
Untuk mempermudah layanan tersebut, kata Amrih, pihaknya menciptakan inovasi-inovasi bagi para wajib pajak dengan sistem cepat, mudah dan murah. Dalam artian murah bukan karena ada biaya, tetapi lebih dekat karena tidak harus keluar biaya transportasi untuk sampai ke KPP Pratama Baubau.
“Seluruh layanan kami jelas tidak ada pemungutan biaya. Tapi kami memberikan kedekatan ke wajib-wajib pajak, misalnya di Raha, di Wakatobi kan jauh. Dengan kami hadir di sana, mereka lebih mudah, lebih cepat mencapai tempat layanan tanpa harus nyeberang pakai speed, kapal feri,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, pihaknya juga tengah menyiapkan langkah-langkah dengan tujuan target memperoleh Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZIWBBM)
“Jadi sekalian tadi ada acara forum konsultasi publik, sekaligus kami deklarasi bahwa kami sedang mempersiapkan diri menuju Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani,” tuturnya.
Dengan adanya sejumlah masukan dalam forum konsultasi publik untuk memperkuat menuju ZIWBBM itu, kata Amrih tentu pihaknya sangat berterimakasih
“Ini juga di luar ekspektasi kami ternyata tamu yang hadir cukup antusias memberikan masukan ke kami terkait layanan kami. Tentunya kami juga tidak langsung berpuas diri dengan apresiasi yang disampaikan, tapi itu buat kami menjadi campuk untuk lebih baik lagi,” tuturnya.
Dalam kegiatan forum itu juga dilakukan pemberian piagam kepada peserta.(Adm)












