BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, menambah satu unit kapal di lintasan Labuan – Amolengo (Butur-Konsel) guna diperbantukan melayani arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
General Manager PT ASDP Cabang Baubau, Zullivan Ramadhana Miraza, mengatakan pengalihan satu armada dilintasan tersebut atas permintaan dari Dinas Perhubungan Provinsi Sultra guna lebih memperlancar arus penyeberangan pada periode Hari Raya Idulfitri.
Ia mengatakan, perbantuan kapal tersebut juga, setelah pihaknya mencoba menganalisa beberapa lintasan yakni Baubau -Waara, Tampo – Torobulu, Kendari -Langara dan Labuan -Amolengo, namun tidak ada kapal yang bisa dialihkan pada angkutan Lebaran ini.
“Akhirnya kami melihat ada potensi kapal yang bisa diperbantukan yakni KMP Bahteramas II, lalu kami mengusulkan ke BPTD dan kebetulan kapal ini adalah layanan subsidi perintis,” ujar Zullivan, di Baubau, Jumat (13/3/2026).
Zullivan menuturkan, pengalihan satu armada kapal tersebut juga dengan paramater yang pertama adalah kapal yang bisa memberikan dampak pemuatan yang bisa signifikan, kemudian trip yang dilayani tidak terlalu padat, dan ketiga ada kapal pengganti selama armada itu diperbantukan.
Dikatakan, persetujuan KMP Bahtermas II yang beroperasi di lintasan Kamaru – Wanci (Buton – Wakatobi) untuk diperbantukan di Labuan – Amolengo pada H-5 sampai H+5 Lebaran setelah rapat bersama Dishub Provinsi, BPTD dan pihaknya.
“Sedangkan untuk lintasan Kamaru – Wanci itu akan dilayani sementara oleh KMP Sultan Murhum II,” ujarnya.
Dengan penambahan satu kapal itu, kata dia, menjadi total tiga kapal melayani di lintasan Labuan – Amolengo, yang mana dua kapal yakni KMP Kambaniru dan KMP Semumu yang memang aktif ditrayek tersebut.
“Tentunya dengan adanya perbantuan kapal Bahteramas II, diharapkan ini akan membantu kelancarannya untuk arus mudik,” ujarnya.
Jika pun terjadi kepadatan pengguna jasa, kata dia, pihaknya tetap siap menambah trip (perjalanan kapal) bahkan 24 jam.
“Jadi tentunya untuk operasional, jadwal, kami terus berkoordinasi dengan pihak UPTD terkait pelaksanaannya dilapangan. Karena memang perlu ada kolaborasi antara tim di pelabuhan dan tim di kapal. Dan kami di tim operator kapal tentunya akan men-support untuk lancarannya,” ujarnya.(Adm)












