Kantah Baubau Minta Pemilik Sertipikat Tanah Pastikan Terplotting di Sistem Komputerisasi

Kepala Seksi Survey dan Pemetaan Kantor Pertanahan Kota Baubau, La Ode Sarfin

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Baubau meminta masyarakat agar memastikan sertifikat tanahnya terplotting guna proses memetakan lokasi tanah secara digital berdasarkan data ukuran dan koordinat di sertipikat ke dalam sistem komputerisasi kantor pertanahan, sehingga saat mengecek lokasi lahannya melalui aplikasi Sentuh Tanahku terpetakan.

Kepala Seksi Survey dan Pemetaan Kantor Pertanahan Kota Baubau, La Ode Sarfin menjelaskan, saat ini ada sekitar 1.660 yang belum terplotting khususnya sertipikat yang terbit pada 2012 ke bawah.

“Jadi saat ini kami sementara mengidentifikasi jumlah KW456. KW456 itu sertifikat yang belum terplot. Maksudnya, sudah bersertifikat tetapi belum terplot di dalam sistem komputerisasi kantor pertanahan,” ujar La Ode Sarfin, di Baubau, Jumat (10/4/2026).

Olehnya itu, pihaknya mengimbau masyarakat apabila mengecek diaplikasi Sentuh Tanahku, sertifikatnya belum terplot agar membawa fotocopy sertifikatnya ke kantor pertanahan.

“Jadi nanti kami bantu plotting dengan cara bersama-sama pemilik tanah menunjukkan di mana lokasi tanahnya tersebut untuk dilakukan pengukuran kembali agar bisa diplot sesuai keadaan fisik di lapangan,” jelasnya.

Untuk mengetahui lokasi tanahnya belum ter-plotting, kata dia, pemilik sertipikat bisa mengecek langsung di Sentuh Tanahku dengan cara memasukan nomor haknya.

“Kalau memang belum terbaca berarti harus difotocopikan sertipikatnya dibawakan ke sini (kantah) untuk kami plottingkan. Tetapi ke lokasi dulu bersama-sama petugas ukur menunjukan lokasi lahannya,” ujarnya.

Tujuan agar tanah terplotting, kata dia, supaya ketika disekitar lokasi tersebut ada pengukuran, maka akan ketahuan bahwa lahan tersebut sudah bersertifikat.

Ia mengatakan, plottimg sertifikat penting untuk menghindari sertipikat ganda dengan memastikan kesesuaian data fisik dan memberikan kepastian.

Sarfin mengatakan bahwa sertipikat yang belum terplotting saat ini sebanyak 1.660 yang terbit tahun 2012 ke bawah. “Kalau untuk sertifikat baru diukur itu otomatis langsung terplotting,” imbuhnya.
(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *