BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Bandar Udara (Bandara) Betoambari Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, meningkatkan sejumlah layanan fasilitas infrastruktur di bandara tersebut untuk menunjang kenyamanan penumpang dengan menyambut jamaah haji tahun 2026.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bandara Betoambari Baubau, La Ode Ahyar mengatakan, Bandara Baubau diagendakan untuk melayani jamaah haji, khususnya dari beberapa daerah diwilayah Kepulauan Buton.
“Untuk peningkatan layanan, kami saat ini berupaya untuk memperlebar terminal penumpang, penambahan atau memperluas lagi area parkiran, serta pembuatan plafon terminal dan penambahan kanopi dilapangan parkir,” ujar Ahyar, di Baubau. Rabu (29/4/2026).
Pemasangan kanopi tersebut, kata Ahyar, agar kendaraan yang masuk bandara terparkir lebih baik dengan tidak terkena matahari secara langsung.
“Untuk lahan parkir yang baru saat ini sudah bisa kita laksanakan untuk jamaah haji. Kalau untuk di ruang tunggu penumpang sementara kami juga ada pengadaan kursi, sofa, dan troli untuk menunjang lagi kenyamanan penumpang,,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa untuk kapasitas terminal penumpang saat ini dapat menampung maksimal 200 orang, hal itu karena luasan terminal secara keseluruhan sebesar 1.400 meter persegi, sehingga pihaknya selalu mengusulkan pembuatan terminal baru, namun kondisi efisiensi tidak terakomodir.
Karena itu, kata dia, untuk menyesiasati agar kapasitas penumpang bisa lebih banyak apalagi sebagai pelayanan yang terus beroperasi, pihaknya memperlebar terminal penumpang dengan cara merehab, khususnya merubah dibagian drop zone.
“Jadi, sekarang ini tahapannya sementara rehab, karena kita tidak bisa buat termimal baru. Target kita rehab dengan anggaran yang terbatas sampai 5.000 meter persegi. Target kita nanti sampai 1.000 penumpang,” katanya.
Dengan rehab saat ini, menurutnya, pihaknya mengklaim luas terminal penumpang mencapai kurang lebih 4.000 meter persegi.
Selain area terminal penumpang, kata dia, pihaknya juga saat ini melakukan penimbunan Runway Safety Area (RESA) yang bertujuan nantinya untuk memperpanjang landasan pacu.
“Kegiatan Resa ini kita baru penimbunan, belum pengaspalan. Jadi, ini untuk mencakup area landasan yang kita target di 2.500 meter, yang tujuannya kita akan memasukan maskapai yang lebih besar dan lebih banyak nanti,” katanya.
Selain itu, kata Ahyar juga, pengerjaan jalan masuk dengan membuka taman jalan yang ada didepan terminal penumpang untuk memperlebar akses masuk supaya gerak kendaraan roda empat akan lebih leluasa menuju parkiran.
Ia mengatakan, kapasitas parkiran yang sudah dibangun tersebut dapat menampung 300 sampai 400 kendaraan.
Kata dia, dari semua item kegiatan yang dikerjakan ditargetkan dapat rampumg pada 31 Mei 2026 sebelum pemberangkatan jamaah haji. Saat ini progresnya telah mencapai kurang lebih 30 persen.(Adm)












