BAUBAU, (PANTAUTODAY) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menerapkan sistem layanan pembelian tiket online melalui Ferizy untuk lintasan Baubau – Waara. Launching Go-Live Ferizy digelar di Pelabuhan Penyeberangan Feri Batulo Kota Baubau, pada Senin (19/10/2026).
General Manager PT ASDP Baubau, Capt Amir mengatakan, sistem layanan e-ticketing tersebut sudah dapat digunakan bagi masyarakat pemakai jasa penyeberangan pada lintasan Baubau – Waara.
“Jadi mulai tadi jam 13.00 Wita penumpang kapal feri untuk lintasan Baubau – Waara sudah bisa mengakses atau membeli tiket lewat Ferizy,” kata Amir, usai kegiatan peluncuran tersebut yang juga turut dihadiri stakeholder terkait.
Amir mengatakan, tujuan dari penerapan sistem digitalisasi atau pembelian tiket secara online tersebut untuk mempermudah masyarakat mendapatkan tiket penyeberangan karena bisa diakses dari mana saja.
“Jadi sebenarnya ini membantu mereka mencegah antrean dan penumpukan di pelabuhan, karena ketika sudah beli tiket dia bisa lihat jam berapa berangkatnya. Kemudian ini juga mencegah praktik percaloan, kan bisa beli sendiri,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa memang diawal penerapan sistem online ini masih agak kesulitan karena peralihan dari manual ke digital, sehingga membutuhkan waktu agar penggunaannya bisa dipahami oleh masyarakat.
“Memang di awal agak sulit karena ini beralih dari manual ke digital, jadi butuh waktu. Tapi tim ASDP dilapangan akan memberikan edukasi dengan pendampingan terutama untuk Lansia atau orang-orang yang butuh untuk mengakses bagaimana cara pemakaian untuk membeli tiket,” ujarnya.
Meski kondisi diawal ini agak sulit, namun ia meyakini akan bermanfaat bagi pemakai jasa.
Amir juga menjelaskan, pembelian tiket diharuskan agar seluruh penumpang terdaftar dalam manifest, apalagi saat ini begitu ketatnya mengenai manifest kapal. Kesesuaian kapasitas antara jumlah penumpang diatas kapal.
“Di sistem juga nanti itu hanya boleh sesuai dengan kapasitas. Jadi penumpang yang membeli tiket di luar kapasitas dia akan dinaikkan di kapal berikutnya. Jadi kedepan ini mudah-mudahan kalau berjalan, data penumpang yang naik ke kapal sesuai dengan manifest,” ujarnya.
Pembelian tiket dapat dilakukan secara mandiri melalui situs resmi https://trip.ferizy.com/ menggunakan telepon seluler. Pembayaran mengikuti metode yang tersedia, termasuk melalui layanan perbankan BNI dan BRImo.
Sosialisasi juga melibatkan pemangku kepentingan, termasuk pihak perbankan, agar masyarakat memahami tata cara pembelian dan pembayaran tiket
“Tadi pihak BNI juga sudah datang untuk mengedukasi pemakai jasa, nanti bayarnya pakai BNI ataupun Brimo,” ujarnya.
Di wilayah kerja ASDP Cabang Baubau, selain lintasan Baubau – Waara, penerapan pembelian tiket online juga sudah dilakukan di rute Kendari – Langara. Saat ini tingkat pengguna sistem di lintasan tersebut sudah sekitar 75 persen.(Adm)












