BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Kepala Seksi (Kasi) Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Sultra Wirawan, menerima penghargaan berskala Nasional dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kontribusi dan kinerjanya sehingga Kantah Baubau mendapatkan peringkat II terbaik tingkat kota dalam penerbitan sertifikat aset tanah pemerintah daerah tahun 2024 dalam ajang KPK Award.
Sultra mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan tersebut. Ia menilai, apresiasi dari KPK ini merupakan bukti nyata atas kerja keras, komitmen terhadap integritas, serta dedikasi timnya dalam membangun layanan pertanahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Penghargaan ini bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi menjadi motivasi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mempertahankan kepercayaan publik, dan membangun teamwork yang solid. Capaian ini adalah hasil kerja tim, dan kami berkomitmen untuk menjaga serta meningkatkan standar integritas di masa depan,” ujar Sultra, Senin (28/4/2025).
Tantangan dalam percepatan sertifikasi aset pemerintah daerah, diakui Sultra, tidaklah ringan. Salah satu kendala utama adalah masih banyaknya aset yang belum memiliki dokumen dasar memadai, seperti surat perolehan, peta batas, atau bukti penguasaan yang sah.
“Strategi kami untuk mengatasi masalah ini adalah memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta pemerintah kelurahan. Kami melakukan pendataan langsung ke lapangan untuk memastikan legalitas aset yang akan disertipikasi,” jelasnya.
Melihat pencapaian ini, Sultra menyadari bahwa tantangan ke depan akan lebih berat, terutama dalam menjaga konsistensi integritas dan kualitas layanan di tengah dinamika perubahan regulasi dan meningkatnya tuntutan masyarakat.
“Mempertahankan prestasi seringkali lebih sulit daripada meraihnya. Kami harus terus memperkuat budaya kerja profesional, menjaga integritas, serta berinovasi dalam proses kerja agar pelayanan semakin cepat, tepat, dan akuntabel. Dengan komitmen bersama dan semangat perbaikan berkelanjutan, kami optimistis bisa menjaga kepercayaan publik,” tutupnya.(Adm)












