BAUBAU, (PANTAUTODAY) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan sosialisasi keselamatan pelayaran sekaligus membagikan sejumlah jaket pelampung untuk kapal-kapal rakyat di daerah itu.
Kegiatan sosialisasi digelar di Pelabuhan Jembatan Batu Kota Baubau, dihadiri pihak Dinas Perhubungan daerah setempat, pada Selasa (13/10).
Plt Kepala KSOP Kelas II Baubau, Saaduddin mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran untuk mengedukasi para operator atau pemilik kapal terkait kesiapan alat-alat keselamatan diatas kapal guna mencegah risiko kecelakaan.
“Pemberian life jaket dan sosialisasi kita laksanakan untuk mengingatkan terkait kesiapan alat-alat keselamatan. Harapan kita kelengkapan peralatan keselamatan sangat penting sebelum melakukan pelayaran,” ujar Saaddudin, di Baubau, Rabu (14/10).
Ia juga mengatakan, tujuan sosialisasi tersebut guna meningkatkan kesadaran pelaku pelayaran terhadap pentingnya keselamatan penumpang. Pemilik dan operator kapal, termasuk ABK, diingatkan untuk memastikan kondisi kapal dan kelengkapan keselamatan sebelum berlayar.
“Mulai dari kondisi bodi kapal, mesin, alat-alat keselamatan yang tersedia,
serta memuat penumpang sesuai dengan kapasitas alat keselamatan yang dimiliki yang tercantum di sertifikat,” kata Saaduddin.
KSOP Baubau juga mengingatkan operator kapal agar mencatat jumlah penumpang dalam manifes dan memastikan data tersebut sesuai dengan identitas penumpang. Selain itu, pengangkutan barang berbahaya harus ditangani dengan benar atau ditolak apabila tidak memungkinkan ditangani secara aman.
Saaduddin mencontohkan, bahan bakar minyak yang dibawa menggunakan jeriken sebagai salah satu barang yang perlu diwaspadai. Bahan mudah terbakar tersebut berisiko memicu kebakaran jika penanganannya tidak tepat, terutama ketika berada dekat sumber api atau aktivitas merokok.
Menurut dia juga, sosialisasi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan terhadap keselamatan transportasi laut. Langkah tersebut dilakukan menyusul terjadinya sejumlah kecelakaan kapal dan persoalan jumlah penumpang yang tidak sesuai dengan manifes.
Setelah sosialisasi, KSOP Kelas II Baubau menyerahkan bantuan jaket pelampung kepada pemilik kapal rakyat. Bantuan tersebut diharapkan mendukung pemenuhan perlengkapan keselamatan dan meningkatkan perlindungan penumpang selama pelayaran.(Adm)












