Baubau (Pantautoday.com) – Rektor Universitas Muhammadiyah Buton (UM-Buton) Dr. Wa Ode Al Zarliani mengapresiasi dukungan yang diberikan ikatan mahasiswa Muhammadiyah di Kepulauan Buton terhadap keputusan pengusulan calon wakil rektor (Warek) lingkup kampus tersebut.
Pernyataan dukungan tersebut datang dari Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Baubau dan Kabupaten Buton ketika melakukan kunjungan silaturahmi kepada Rektor UM-Buton yang turut dihadiri Pengurus Cabang Pemuda Muhammadiyah Baubau dan Buton Tengah, bertempat di gedung Rektorat UM-Buton, Selasa (20/6/2023).
“Saya sangat apresiasi, bersyukur dan berterima kasih niat baik mereka yang memberi dukungan dan mensupport Rektor UM-Buton supaya semakin lebih baik kedepan,” tutur Wa Ode Al Zarliani.
Menurutnya, dukungan tersebut juga sejalan dengan Amal Usaha Muhammadiyah yaitu senantiasa bergerak bersama dengan perserikatan agar UM-Buton semakin baik kedepan.
Ditempat yang sama, Ketua Umum PC IMM Buton, Muhamad mengatakan, kunjungan silaturahmi pihaknya bersama PC IMM Baubau selain memberi dukungan kepada Rektor UM-Buton terhadap keputusan pengusulan calon Warek, juga mengklarifikasi atas aksi unjuk rasa terkait proses pengusulan calon warek yang mengatasnamakan lembaga yang dipimpinnya.
“Saya atas nama ketua PC IMM Buton mengklarifikasi bahwa (aksi unjuk rasa) itu hanya oknum yang mengatasnamakan IMM Kepulauan Buton, karena faktanya tidak ada konfirmasi dari kami,” ujar Muhamad.
Senanda dengan itu, Ketua PC IMM Baubau Hendra mengatakan, silaturahmi pihaknya kepada Rektor UM-Buton untuk membersihkan nama IMM Kepulauan Buton.
“Kami berdua berkoordinasi antara PC IMM Baubau dan Buton selaku ketua umum dan pucuk pimpinan lembaga di IMM pada tataran Kepulauan Buton, datang untuk mengklarifikasi dan membersihkan nama IMM Kepulauan Buton yang telah diobok-obok oleh oknum-oknum untuk kepentingan tertentu,” tegas Hendra.
Dirinya juga menilai, proses pengusulan calon Warek lingkup kampus UM-Buton sudah dilakukan sesuai tahapan-tahapan yang telah ditentukan.
Karena itu, pihaknya ingin proses pengusulan calon Warek tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Olehnya itu kami juga berharap bahwa kondusifitas kampus dan dinamika yang ada di UM-Buton dapat secepatnya selesai,” tutupnya.(adm)












