BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Sebanyak 34 finalis Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Baubau tahun 2025 telah memasuki salah satu tahapan penting karantina. Mereka melaksanakan kegiatan praktik lapangan, yaitu “GenRe Mengajar,” sebagai bagian dari roadshow edukasi.
Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (28/11/2025), dengan lokasi kunjungan di dua Sekolah Menengah Atas (SMA) ternama, yakni SMAN 5 dan SMAN 7 Baubau.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Baubau, Fanti Frida Yanti, menjelaskan tujuan utama aksi mengedukasi rekan sebaya mengenai isu-isu krusial remaja.
”Fokus utama edukasi adalah tiga isu penting remaja yang disebut Triad KRR,” tutur Fanti Frida Yanti, Jumat (28/11/2025).
Ia menjelaskan, Isu Triad KRR mencakup tiga hal mendasar yang perlu dicegah.
Tiga poin tersebut meliputi seruan untuk menghentikan pernikahan dini, menghindari penyalahgunaan narkoba, dan mencegah perilaku seks bebas.
“Proses ini juga mengaktualisasikan ilmu yang telah diperoleh para finalis selama karantina kepada sesama remaja,” tuturnya.
Ia menambahkan, pendekatan edukasi sebaya melalui Duta GenRe dipilih karena efektif di kalangan remaja. “Remaja saat ini lebih nyaman berdiskusi dengan teman sebayanya ketimbang orang dewasa,” ujarnya.
Fanti mengatakan, Duta GenRe Kota Baubau diyakini menjadi agen perubahan yang lebih efektif. Mereka berperan vital dalam menyebarkan informasi positif di lingkungan remaja Baubau.(Adm)













