Survei MTS Pilkada Baubau, Yulia Umar Samiun Unggul Tipis

Direktur Lembaga Survei Media Track dan Strategi, Wimbo Widianto, merilis hasil survei Pilkada Baubau, dalam konfrensi pers, di Baubau, Jumat (9/8/2024).

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024 terhitung masih tiga bulan kedepan. Sejumlah lembaga survei telah membocorkan hasil surveinya. Salah satunya, lembaga survei Media Track dan Strategi (MTS) untuk Pilkada Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Media Track dan Strategi merilis hasil survei untuk Pemilihan Wali Kota Baubau. Hasilnya, dari sejumlah nama bakal calon, Yulia Rahman Umar Samiun unggul dibandingkan calon lainnya.

Direktur Media Track dan Strategi, Wimbo Widianto memaparkan, simulasi survei periode 1-6 Agustus 2024 terhadap 440 responden yang berusia 17 tahun lebih atau punya hak pilih di Baubau dilakukan dengan metedologi multistage stratified random sampling.

“Sampel 440 responden 50 persen laki-laki, 50 persen perempuan. Karakteristik responden Buton, Muna, Bali, Bugis, Jawa, Makassar, Ambon, dan lainnya. Margin of error 4,8 persen,” papar Wimbo dalam konfrensi pers, di Baubau, Jumat (9/8/2024).

Dalam simulasi pengenalan dan kesukaan bakal calon, papar dia, nama La Ode Ahmad Monianse untuk pengenalan sebesar 89,5 persen dan kesukaan 83,2 persen, kemudian La Ode Mustari pengenalan sebesar 82,5 persen dan kesukaan 79,6 persen.

Selanjutnya, terdapat nama Wa Ode Maasra Manarfa pengenalan sebesar 74,8 persen dan kesukaan 78,7 persen, kemudian Yusran Fahim sebesar 69,5 persen dan kesukaan 82,4 persen, sedangkan Yulia Rahman Umar Samiun pengenalan sebesar 68,6 persen dan kesukaan 78,3 persen.

Pada uji dukungan bakal calon, posisi Yulia Rahman Umar Samiun teratas sebesar 15,7 persen, La Ode Mustari 13,9 persen, Yusran Fahim 13,0 persen, La Ode Ahmad Monianse 12,3 persen, dan Nur Ari Raharja 4,3 persen, sedangkan tidak tau/tidak jawab sebesar 1,6.

Sedangkan uji dukungan 8 nama calon walikota, Yulia Umar Samiun juga unggul tipis sebesar 21,6 persen, Mustari 20,5 persen, Yusran Fahim 16,8 persen, La Ode Ahmad Monianse 15,9 persen, Nur Ari Raharja 7,7 persen, Wa Ode Maasra Manarfa sebesar 2,0 persen, dan Arifuddin sebesar 2,0 persen, sementara belum memutuskan/tidak tahu/tidak jawab sebesar 9,5 persen.

Sementara strong voters, posisi Yulia Umar Samiun sebesar 13,4 persen, Mustari sebesar 10,0 persen, Yusran Fahim 9,1 persen, La Ode Ahmad Monianse 6,1 persen, Nur Ari Raharja 5,0 persen, Maasra Manarfa 0,9 persen, dan Arifuddin sebesar 0,7 persen.

Dalam simulasi itu juga, alasan mendukung calon walikota, papar Wimbo, terdapat beberapa hal diantaranya kpribadian dari sikap jujur, sederhana, dengan bakal calon, ikut pilihan orang, tua, keluarga, teman, atasan, tokoh. Kemudian isu yang diangkat oleh bisa menjawab persoalan, kemampuan dari dalam memecahkan masalah, pengalaman pemerintahan, putra daerah Baubau, intensitas/tingkat seringnya tampil di publik dan beberapa alasan lainnya.

Dia juga mengatakan, alasan utama memilih, kemungkinan masih bisa berubah sebesar 41 persen.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *