ASDP Baubau Catat Penumpang Mudik hingga “Hari-H” Lebaran Capai 17.626 Orang

General Manager PT.ASDP Cabang Baubau, Jamaluddin saat memantau langsung arus balik Lebaran di pelabuhan penyeberangan Baubau-Waara, Senin (7/4/2025).

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, mencatat jumlah penumpang mudik Lebaran yang diseberangkan mulai H-7 hingga hari H Idul Fitri 1446 Hijriah mencapai 17.626 orang, terjadi penurunan sedikit dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 17.713 orang.

“Untuk arus mudik pejalan kaki ini kalau dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya hanya turun selisihnnya tidak sampai 100 orang. Sedangkan untuk roda dua dan empat juga turun 6 persen atau hanya tercapai 94 persen,” sebut General Manager PT. ASDP Cabang Baubau, Jamaluddin, saat memantau langsung arus balik Lebaran di pelabuhan penyeberangan Baubau-Waara, Senin (7/4/2025).

Kata dia, dari 19 lintasan dengan 13 armada kapal yang dioperasikan, kondisi arus pengguna jasa setiap lintasan itu ada yang naik dan ada yang turun.

“Jadi H-7 sampai hari H Lebaran semua lintasan berfariasi, artinya ada yang naik dan ada yang turun dibanding dari periode yang sama tahun sebelumnya,” jelasnya.

Jamaluddin juga menyebutkan, pada arus balik hingga H+6 Lebaran jumlah penumpang pejalan kaki yang menggunakan transportasi kapal ferry diseluruh lintasan ASDP Cabang Baubau sebanyak 19.384 orang, atau terjadi penurunan sebesar 19 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 24.031 orang.

Sedangkan, lanjut dia, untuk jumlah roda dua yang diseberangkan mencapai 15.492 unit dan roda empat sebanyak 5.060 unit sejak masa arus balik hingga 6 April 2025.

Jumlah tersebut, kata dia, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya mengalami penurunan, dimana untuk kendaraan roda dua mencapai 19.991 unit dan roda empat sebanyak 6.071 unit. Secara keseluruhan tercapai sebesar 83 persen.

“Jadi untuk roda dua ini turun 23 persen dan roda empat juga turun sekitar 17 persen. Tapi kita masih ada waktu dua hari kedepan untuk masa angkutan Lebaran ini. Kan ini data kami baru sampai 6 April, makanya nanti kita lihat lagi sampai akhir masa angkutan Lebaran,” ujarnya.

Kata dia, arus penumpang dibeberapa lintasan diantaranya, lintasan Baubau-Waara pada H-7 sampai hari H Lebaran turun 10 persen, rute Labuan-Amolengo turun 13 persen, Dongkala-Mawasangka turun 8 persen, Baubau-Talaga turun 2 persen, Talaga-Dongkala turun 24 persen, dan trayek Raha-Pure juga turun 2 persen.

Sedangkan lintasan Tampo-Torobulu naik 17 persen, Kendari-Langara naik 16 persen, dan lintasan Baubau-Tolandona juga tumbuh 6 persen. Data tersebut terhitung secara keselurahan selama masa arus balik Lebaran baik pejalan kaki, roda dua dan roda empat.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *