BPBD Baubau Beri Pengetahuan Pemberdayaan Sosial Ekonomi Dampak Bencana Kepada Masyarakat

Suasana Pelatihan Fasilitasi Pemberdayaan Kehidupan Sosial Ekonomi Dampak Bencana yang digelar BPBD Kota Baubau, di Baubau, Rabu (12/6/2024).

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara memberikan edukasi atau pengetahuan bagi masyarakat melalui kegiatan fasilitasi pemberdayaan kehidupan sosial ekonomi dampak bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Baubau, La Ode Muslimin Hibali mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar peserta dapat memahami dan meningkatkan pengetahun dan keterampilan sumber daya manusia yang handal dan meningkatkan ketangguhan dalam menghadapi bencana.

“Kegiatan ini sebenarnya salah satunya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, walaupun ini hanya lewat sosialisasi untuk bagaimana upaya-upaya dalam rangka pemulihan ekonominya pasca bencana. Jadi diberikan pengetahuan utamanya yang terdampak ekonomi,” ujar Muslimin usai membuka Pelatihan Fasilitasi Pemberdayaan Kehidupan Sosial Ekonomi Dampak Bencana, di Baubau, Rabu (12/6/2024).

Kegiatan pelatihan yang akan digelar selama dua hari (12-13/6) dengan peserta dari kelurahan itu menghadirkan pemateri selain dari BPBD Baubau juga dari Dinas Sosial Kota Baubau.

Kepala Pelaksana BPBD Baubau, La Ode Muslimin Hibali saat memberikan sambutan sekaligus membuka pelatihan Fasilitasi Pemberdayaan Kehidupan Sosial Ekonomi Dampak Bencana, di Baubau, Rabu (12/6/2024).

Dalam penanganan pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana, kata Muslimin, tentu karena setelah bencana ada hal-hal yang dirugikan apakah yang menyangkut harta benda dan yang paling berbahaya adalah jiwa.

“Tapi kalau sudah menyangkut harta benda berarti ada hal-hal yang sering digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan ekonominya, contoh sebuah fasilitas kendaraan laut yang digunakan dalam rangka memenuhi kehidupannya untuk mencari nafkah namun setelah bencana fasilitasnya rusak, jadi upaya-upaya pemerintah itu untuk memulihan,” katanya.

Ia juga mengatakan, meskipun juga bisa langsung dilakukan penggantian tetapi bisa juga pemerintah menyiapkan dana dengan memanggil ahli pembuatan bodi untuk diberikan keterampilan atau melatih masyarakat tentang cara membuat kembali kendaraan laut (perahu/bodi) dalam bentuk bahan fiber.

Mantan Plt Kadis Dukcapil Baubau ini mengatakan pula bahwa kegiatan tersebut sudah pernah dilaksanakan sekitar lima tahun lalu namun karena anggaran terbatas.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *