Baubau, (Pantautoday.com) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, melaksanakan tujuh layanan prioritas pertanahan kepada masyarakat sesuai instruksi Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto.
“Kita sudah menjalankan tujuh layanan prioritas yakni Pengecekan Sertifikat, Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), Hak Tanggungan, Roya atau penghapusan hak tanggungan, Peralihan Hak, Pendaftaran SK Pemberian Hak dan Peningkatan Hak Tanpa Ganti Blanko dari Hak Guna Bangunan/HGB menjadi Hak Milik (HM).,” kata Kepala BPN Baubau, Asmanto Mesman, di Baubau, Senin (12/6/2023).
Dikatakan, dari ketujuh layanan prioritas itu, empat layanan sudah menerapkan sistem online yaitu Pengecekan Sertifikat, SKPT, Hak Tanggungan dan Roya.
“Jadi yang bermohon tidak perlu datang ke Kantor Pertanahan karena empat layanan itu sudah dilaksanakan secara online melalui aplikasi mitra. Aplikasi ini diakses bisa Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atau perbankan karena mitra BPN dalam pelayanan secara online adalah perbankan dan PPAT,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, bertepatan dengan Hari Agraria Nasional 24 September 2023 mendatang, satu layanan akan ditingkatkan menjadi layanan online yaitu Peralihan Hak.
Dikatakan, layanan peralihan hak secara online juga sudah dilaunching saat rapat kerja Nasional dan akan diberlakukan pada 24 September tahun ini.
“Kenapa ini diterapkan secara online, karena untuk memudahkan masyarakat dan mengurangi jumlah antrian di kantor-kantor Pertanahan yang volumenya sangat besar,” tuturnya.
Dengan diberlakukannya layanan online untuk peralihan hak, menurut Asmanto, maka mau tidak mau harus didukung kualitas data BPN Baubau yang siap elektronik.
Dimana untuk saat ini dikatakannya, dari total kurang lebih 65.000 bidang tanah di Baubau, masih ada sekira 2.326 bidang tanah yang belum validasi. Dalam artian, baru 86 persen bidang tanah di Baubau siap elektronik.
“Kota Baubau perhari ini siap elektronik diangka 86 persen. Jadi kurang lebih 2.326 bidang lagi yang belum validasi atau istilahnya di Pertanahan yakni kwalitas data atau KW 4,5,dan 6,” terangnya.
Karena itu, BPN Baubau saat ini tengah merampungkan validasi seluruh bidang tanah. Pihaknya menargetkan dua bulan kedepan validasi kwalitas data sudah siap elektronik.
“Jadi kalau sudah validasi semua (bidang tanah), kita siap memasuki dunia digital dan siap layanan online,” katanya.(adm)












