Baubau (Pantautoday.com) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengumpulkan sebanyak 207 petugas pendatanya dalam rangka evaluasi awal progres updating database ketenagakerjaan yang dilakukan di seluruh kelurahan daerah itu.
Kepala Bidang Penempatan dan Pembinaan Pelatihan Tenaga Kerja Disnaker Baubau, Masful Zydi Ibrahim mengatakan, sampai saat ini petugas pendata baru berhasil mendata kurang lebih 8.000 orang dari target sebanyak 28.550 sasaran tersebar di 43 kelurahan dan delapan kecamatan.
Progres pendataan itu, menurut Masful, lantaran waktu pendataan yang lalu masih menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri, sehingga beberapa petugas masih ada yang keluar daerah dan belum bisa melaksanakan tugas maksimal.
“Jadi itu kendalanya sehingga data yang masuk ini baru 8.000-an dulu, tapi kita masih komitmen dan optimistis sisa dua bulan ini, Insya Allah kita bisa mencapai 100 persen sesuai yang kita targetkan,”ungkap Masful, disela-sela kegiatan itu di salah satu hotel di Baubau, Selasa (16/5).
Sebenarnya, menurut Masful, jika melihat capaian pendataan yang disokong oleh 207 pendata, sudah tergolong baik, karena hanya dalam waktu satu bulan sudah mencapai 8.000 orang terdata.
Ia menjelaskan, updating database ketenagakerjaan ini dilakukan agar diperoleh data pembanding yang lebih akurat dibanding data BPS (Badan Pusat Statistik).
“Kalau untuk pendataan itu antara lainnya tempat warga bekerja, jumlah pendapatan per bulan, dan tingkat pendidikan. Tapi masih banyak item pendataannya. Jadi dengan database tersebut informasi tentang ketenagakerjaan di Baubau bisa kita dapatkan,” ujarnya.
Pihaknya menargetkan dan optimistis updating database ketenagakerjaan dapat rampung pada Agustus 2023. Dan setelah rampung data tersebut akan diolah yang kemudian dipublikasikan.












