Baubau (Pantautoday.com) – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagperin) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelar pelatihan manajemen usaha bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) didaerah itu sebagai upaya untuk memotivasi dan meningkatkan kemampuan mereka.
Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak pada sendi-sendi kehidupan begitu dirasakan berbagai sektor, tidak terkecuali bagi para pelaku industri kecil menengah.
Meski demikian, lanjut dia, tidak membuat Pemerintah Kota Baubau dan para IKM pasrah, namun terus berusaha untuk memulihkan kondisi ini.
“Pada saat pandemi melanda pertumbuhan ekonomi Kota Baubau turun sampai minus. Alhamdulillah sejak dua tahun terakhir kita kembali bangkit, dan awal kebangkitan kita di posisi dua lebih, dan saat ini kita di posisi lima,” kata Wali Kota Ahmad Monianse dalam sambutannya sekaligus membuka pelatihan manajemen usaha itu, di Baubau, Senin (19/6/2023).
Dikatakan, tantangan yang ada dalam dunia usaha sangatlah besar, terlebih lagi dengan kondisi dunia yang mengharuskan pelaku IKM sudah wajib terbiasa untuk melek teknologi. Olehnya itu harus dibekali dengan ilmu manajerial.
Oleh karena itu, kata dia, melalui kegiatan itu diharapkan para peserta dapat mengambil bekal ilmu yang diberikan dalam pelatihan guna meningkatkan kemampuan.
“Usaha mau sebagus apapun, produk yang disiapkan jika tanpa manajerial yang baik maka pelaku IKM akan kewalahan. Jangankan usaha kecil, perusahaan-perusahaan raksasa bisa jatuh bangkrut karena manajemennya yang tidak mampu membaca pasar dan kondisi yang terus berubah-ubah,” katanya.
Pelatihan manajemen usaha kepada 30 Pelaku IKM dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian RI.(adm)












