DLH Baubau Catat 43 Titik RTH

Plt Kepala DLH Baubau, Amiruddin

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Baubau mencatat Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Baubau saat ini mencapai 42,58 persen dari total luas wilayah, jauh melampaui standar 30 persen yang ditetapkan Pemerintah Pusat. Dari total 43 titik RTH, sebagian besar areanya didominasi oleh hutan.

“Secara presentase dari luas wilayah Kota Baubau, sekitar 42,58 persen adalah RTH. Nilai persentase ini sudah cukup lebih tinggi dari yang dipersyaratkan oleh Kementerian PU yaitu sekitar 30 persen,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala DLH Baubau, Amiruddin, didampingi Hendra Buana, Fungsional Pengalih Dampak Lingkungan, Jumat (15/8/2025).

​Amiruddin mengungkapkan, bahwa persentase RTH Baubau yang terdiri dari taman dan hutan, didominasi oleh hutan dengan perbandingan sangat jauh.

​”Luas RTH kita sebagian besar adalah hutan, dengan persentase sekitar 99,77 persen. Sisanya adalah taman,” jelas Amiruddin,

​Meski demikian, secara jumlah titik, taman jauh lebih banyak. Tercatat ada 38 titik taman, sementara hutan hanya memiliki 5 titik.

Amiruddin menyebut, untuk area hutan tersebar di beberapa kecamatan, seperti Bungi, Sorawolio, Kokalukuna dan Wolio. Jenisnya pun beragam, mulai dari hutan wisata alam, hutan produksi terbatas, hutan lindung hingga hutan suaka alam.

Ia mengatakan, dalam upaya peningkatan kualitas, DLH Baubau memiliki program pemeliharaan rutin khususnya pada taman.

​”Sejak kami masuk sebagai Plt disini, setiap bulan harus ada taman yang dipelihara. Juli kemarin kami sudah memelihara Taman Nanas depan Pelabuhan, dan Agustus ini di Taman Adipura depan eks Rujab Bupati Buton,” katanya.

Ia mengatakan, ​program ini menjadi komitmen DLH untuk konsisten merawat RTH di Baubau, minimal satu taman setiap bulannya. Selain itu, untuk menjaga agar RTH bisa dimanfaatkan masyarakat, pihaknya juga menempatkan petugas khusus di taman-taman.

​”Kami berusaha menjaga sebaik mungkin taman-taman yang ada. Kami menempatkan petugas yang fokus di taman itu untuk memeliharanya,” tambah Amiruddin.

​Ia berharap, dengan terjaganya fasilitas ini, masyarakat dapat menjadikan taman-taman tersebut sebagai ruang publik untuk berinteraksi dan menikmati kota.

​Amiruddin juga menyebutkan beberapa taman yang paling banyak dikunjungi masyarakat, antara lain Kotamara, Pantai Kamali, Lapangan Merdeka, dan Taman Segitiga. Taman-taman ini menjadi favorit karena menyediakan fasilitas seperti area bermain anak-anak.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *