DPPKB Baubau Seleksi 38 Pasang Duta GenRe

Para peserta mengikuti seleksi Duta Generasi Berencana (GenRe) tingkat Kota Baubau tahun 2025.

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Baubau menggelar seleksi Duta Generasi Berencana (GenRe) tahun 2025. Seleksi diikuti oleh 38 pasang peserta dari jenjang SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi.

​Kepala DPPKB Kota Baubau, Fanti Frida Yanti menjelaskan, seleksi Duta GenRe ini bertujuan memilih generasi muda yang siap merencanakan masa depan mereka secara komprehensif. Ia berharap para duta tidak hanya pintar akademik, tetapi juga bisa berdampak luas.

“Pada saat yang sama, mereka juga dapat melihat bagaimana cita-cita, aktivitas, dan hobi yang dimiliki dapat memberi dampak, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi anak-anak lain maupun lingkungan sosial yang lebih luas,” tutur Fanti, Senin (24/11/2025).

Ia mengatakan, setelah seleksi berkas dan wawancara, 38 peserta Duta GenRe akan mengikuti karantina selama tiga hari disalah satu di Baubau pada 27-29 November 2025. Karantina diisi berbagai kelas intensif, salah satunya sesi mengenai Quick Wins dari para maestro.

Fanti mengatakan, materi Quick Wins mencakup lima target kinerja pemerintah daerah yakni percepatan penurunan stunting, Gerakan Ayah Teladan Indonesia, Sekolah Lansia, Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), dan modul parenting. Peserta juga menerima edukasi soft skills dan eksplorasi seni budaya.

Fanti mengatakan, ​puncak karantina adalah kegiatan roadshow ke sekolah-sekolah untuk mengedukasi adik-adik mereka. Fokus utama edukasi adalah tiga isu penting kesehatan reproduksi remaja yang disebut Triad KRR.

“Isu Triad KRR tersebut meliputi stop pernikahan dini, menghindari narkoba, dan mencegah seks bebas. Proses ini sekaligus mengaktualisasikan ilmu yang didapat peserta kepada rekan sebaya mereka,” tuturnya.

Fanti mengatakan, ​para Duta GenRe ini juga dipersiapkan untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi pada 2026. Penyiapan dini diperlukan sebab salah satu kriteria penting seleksi provinsi adalah pengabdian selama setahun.

Selama 2025 ini kata Fanti, ​aktivitas pengabdian seperti roadshow sudah sering dilakukan ke 29 sekolah SMP-SMA yang menjadi sasaran utama karena tingginya masalah pada rentang usia tersebut. Duta GenRe bertindak sebagai edukator sebaya.

Ia mengatakan, ​pendekatan edukasi sebaya dipilih karena remaja saat ini lebih nyaman berdiskusi dengan teman sebayanya ketimbang orang dewasa. Ini menjadikan Duta GenRe agen perubahan yang efektif di kalangan remaja Baubau.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *