Kantah Baubau Aktivasi IKD, Apresiasi Jemput Bola Disdukcapil

Pegawai Kantah Baubau melakukan aktivasi IKD melalui pola jemput bola yang dilakukan Disdukcapil di Kantah Baubau pada Rabu (12/2/2025).

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Para pegawai Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Baubau melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Aktivasi ini dilakukan dengan bantuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau melalui jemput bola yang langsung mendatangi Kantah Baubau pada Rabu (12/2/2025).

IKD sendiri adalah sarana menyimpan dan menampilkan dokumen berbentuk digital dari KTP, KK, maupun dokumen kependudukan lainnya. Dengan kehadiran IKD, masyarakat mendapat kemudahan untuk mengakses data-data kependudukannya, di mana pun dan kapan pun melalui gawainya.

Kepala Kantah Baubau, Asmanto Mesman, melalui Kepala Subbagian Tata Usaha Kantah Baubau, Nurhandayani, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Disdukcapil Baubau atas pelaksanaan jemput bola ini.

Menurutnya, aktivasi IKD dengan turun langsung ke lapangan sangat penting terutama bagi para pegawai Kantah Baubau yang sibuk dengan pelayanan publik.

“Kami merasa sangat terbantu atas program jemput bola ini, karena kita tahu Kantah Baubau menjadi salah satu instansi pemerintah yang membidangi pelayanan, sehingga kami tidak memiliki waktu dan kesempatan meninggalkan kantor saat jam kerja. Dengan jemput bola ini, kami tetap bisa memberikan pelayanan sambil mengaktivasi IKD,” ujar Nurhandayani.

Kantah Baubau berharap agar proses aktivasi IKD ini dapat berjalan dengan lebih cepat dan efisien melalui program jemput bola.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Baubau, Arif Basari, menjelaskan pihaknya saat ini gencar melakukan aktivasi IKD di seluruh instansi pemerintah, termasuk Kantor Pertanahan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi target Kota Baubau yang harus mencapai 30 persen aktivasi IKD dari jumlah wajib KTP pada tahun 2025.

“Target Kota Baubau untuk tahun 2025 adalah sebanyak 30 persen dari jumlah wajib KTP sudah melakukan aktivasi IKD, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri,” ujar Arif.

Menurutnya, program jemput bola telah dilakukan di berbagai instansi pemerintah daerah, vertikal dan beberapa BUMN seperti bank. Selain itu, Disdukcapil Baubau juga mengaktifkan IKD secara langsung bagi warga yang datang mengurus KTP-el di kantor Disdukcapil.

Arif mengungkapkan, hingga akhir 2024, sekitar 9.000 orang dari total 112.000 wajib KTP di Baubau telah melakukan aktivasi IKD. Artinya, masih ada sekitar 103.000 orang yang belum mengaktivasi IKD.

Karena itu, Disdukcapil Baubau menargetkan aktivasi IKD sebanyak 30 persen dari sisa jumlah tersebut pada tahun 2025, atau sekitar 30.900 orang.

“Setiap bulan kami menargetkan dapat mengaktivasi IKD sebanyak 2.575 orang, dan per hari kami menargetkan sebanyak 117 orang,” tambah Arif.

Dirinya berharap, dengan terus melakukan jemput bola dan sejumlah strategi lainnya, proses aktivasi IKD di Baubau dapat tercapai dengan cepat dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *