BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, berharap kepada pemerintah kota agar pemberangkatan jamaah calon haji ke embarkasi Makassar tahun 2025 menggunakan fasilitas pesawat Airbus.
Kepala Kemenag Baubau, Mansur, melalui sambungan telepon, Senin (13/1/2025) berpandangan, keberangkatan dan kepulangan jamaah haji dari Baubau ke Makassar maupun sebaliknya akan sangat membantu dalam berbagai aspek.
Menurutnya, penggunaan pesawat Airbus akan lebih efisien dibandingkan dengan ATR, dimana terkait sewa tiket pesawat jenis ATR mencapai sekitar Rp1,7 juta untuk satu orang jamaah haji sekali keberangkatan. Sementara tiket pesawat Airbus diperkirakan akan jauh lebih murah sekitar dibawah Rp1 juta, sehingga biaya dapat lebih terjangkau.
Menurut Mansur, pesawat berbadan lebar tersebut memiliki kapasitas hingga 180 kursi dan jumlah jamaah calon haji yang lolos porsi tahun 2025 sebanyak 161 orang, sehingga memungkinkan semua jamaah untuk diberangkatkan dalam satu kali penerbangan.
“Sementara kalau menggunakan ATR yang hanya dua kali penerbangan dalam satu hari dengan kapasitas 70 orang dengan jumlah jamaah seperti sekarang ini, maka harus tiga kali penerbangan dengan dua hari, sehingga keberangkatan jamaah itu berpisah-pisah maka akan membutuhkan penanganan yang ekstra lagi. Sementara kita harapkan jamaah haji itu sebaiknya berangkatnya satu kali sekaligus,” tuturnya, Senin.
Kepala Kemenag Mansur juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkot Baubau yang selama ini menunjukkan komitmen kuat dalam memperjuangkan pelayanan terbaik bagi jamaah haji.
Ia berharap, pada tahun 2025, komitmen tersebut dapat diwujudkan dengan pemberangkatan jamaah haji menggunakan pesawat Airbus, sebagaimana dijanjikan oleh Pj Wali Kota Baubau pada tahun sebelumnya.
“Semoga layanan jamaah haji kita bisa menjadi lebih maksimal, seperti yang dijanjikan pak Wali Kota pada tahun yang lalu bahwa Insyaallah jamaah haji kita diberangkatkan dengan pesawat berbadan besar,” tutupnya.
Pesawat Airbus A320-200 milik maskapai Super Air Jet dengan mulus melakukan pendaratan perdana di Bandara Betoambari Kota Baubau, pada Senin (23/12/2024).
Uji coba pendaratan pesawat berbadan lebar tersebut disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Baubau mewakili Pj Walikota Baubau, Wakil Ketua DPRD Baubau Adriansyah Farmin, forkopimda, sejumlah pejabat penting, serta organisasi perangkat daerah lingkup Pemkot Baubau.
Pada kesempatan itu, Pj Sekda Baubau La Ode Aswad mengatakan, pihaknya mengapresiasi pendaratan perdana pesawat berbadan lebar tersebut.
Ia mengatakan, keseriusan Pj Walikota menghadirkan pesawat berbadan lebar tersebut, karena komitmennya Baubau sebagai hub maritim yang harus mengambil peran sebagai daerah yang betul-betul menghubungkan kawasan timur Indonesia.
Kemudian juga, kata Aswad, salah satu faktor yang mempengaruhi inflasi karena mahalnya biaya penerbangan karena daerah itu masih menggunakan pesawat ATR.
“Ini tentu pesawat yang berbadan lebar, kapasitas penumpangnya sebanyak 180 orang, sehingga bisa memuat cukup banyak penumpang,” ujarnya.
Dikatakannya pula, dengan kondisi bandara yang kualitasnya sudah lebih bagus sebagaimana yang disampaikan dari pihak penerbangan, sehingga diharapkan pesawat tersebut selama-lamanya beroperasi didaerah itu.
Untuk penerbangan itu, kata Aswad, pihaknya komitmen menyiapkan subsidi pada 2025.
“Ini draf MoU-nya sudah kita siapkan, setelah evaluasi provinsi kita akan tandatangani dan menunggu waktu dengan pihak maskapai,” katanya.
Namun, kata dia, pihaknya berharap juga pemerintah provinsi bisa mengimbau atau lebih tegas memerintahkan agar pemda Buton, Busel dan Buteng juga ikut membantu mensubsidi sehingga kolaborasi ketiga daerah itu memanfaatkan penerbangan tersebut.(Adm)












