Kementerian ATR/BPN Targetkan PNBP Rp3,69 Triliun pada 2029

Ilustrasi-Gedung kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

(PANTAUTODAY.COM) – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) optimis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bisa tembus Rp3,69 triliun pada 2029. Proyeksi ini didasarkan pada tren positif yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir, kecuali saat pandemi COVID-19.

​Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, pada Selasa (16/9/2025). Menurutnya, kinerja positif BPN dalam mengumpulkan PNBP menunjukkan bahwa target yang ditetapkan bukanlah hal mustahil.

​”Tren realisasi PNBP selama lima tahun terakhir terus meningkat. Dengan mengacu pada tarif yang ada, proyeksi hingga 2029 menunjukkan grafik yang terus naik,” ujar Pudji.

​Ia merinci, proyeksi PNBP BPN pada 2026 sebesar Rp3,28 triliun. Angka ini akan terus naik menjadi Rp3,46 triliun pada 2027, lalu Rp3,56 triliun pada 2028, dan puncaknya Rp3,69 triliun pada 2029. Angka-angka ini tidak termasuk biaya operasional seperti transportasi dan akomodasi.

​Kenaikan target ini didukung oleh capaian yang impresif. Pada 2022, realisasi PNBP melampaui target dengan capaian 118% atau sebesar Rp2,63 triliun. Bahkan pada 2023, capaiannya makin melesat hingga 121,88% atau setara Rp3,05 triliun.

​”Pada 2021 memang ada anomali karena COVID-19, tapi sejak 2022 sampai 2024, capaian PNBP kami konsisten optimal,” jelas Pudji.

​Hingga 10 September 2025, realisasi PNBP sudah mencapai Rp2,09 triliun atau 65,31% dari target Rp3,2 triliun. Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa target besar di masa depan bisa tercapai. Menurut Pudji, proyeksi ini didukung oleh potensi pelayanan pertanahan dan tata ruang yang terus ditingkatkan.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *