Baubau, (Pantautoday.com) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau, Sulawesi Tenggara, mencatat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada semester pertama (Januari-Juni) telah mencapai Rp8,5 miliar atau senilai 59,26 persen dari target sebesar Rp14,4 miliar pada 2023.
“Tahun ini target kita Rp14,4 miliar, sekarang yang tercapai sudah Rp8.538 miliar atau hampir 59,26 persen,” sebut Kepala KSOP Kelas II Baubau, Jasra Yuzi Irawan, di Baubau, Selasa (18/7/2023).
Dia optimistis target yang diberikan oleh pusat pada tahun ini bisa diperoleh sebagaimana target tahun sebelumnya yang melebihi dari target sebesar Rp11 miliar.
“Untuk capaian tahun lalu PNBP kita Rp12 miliar lebih dari target Rp11 miliar. Sekarang target dinaikkan lagi di angka Rp14,4 miliar. Insya Allah ini masih lima bulan kedepan, kalau per bulan Rp1 miliar maka bisa dicapai target itu,” ujarnya.
Kata Jasra, PNBP yang diperoleh berdasarkan peraturan pemerintah (PP) Nomor 15 itu terdapat beberapa baik dari sewa tambatan, sewa labuh, sewa perairan, pas masuk dan keluar, sewa penumpukan, sewa alat berat, dan sewa ruangan.
Dikatakannya juga bahwa PNBP tersebut selain dari Pelabuhan Baubau, juga berasal dari 10 wilker (wilayah kerja) yang ada di daerah-daerah.
“Kalau yang paling banyak menyumbang itu dari Wilker Sikeli (Bombana) dan Talaga (Buton Tengah), karena di situ banyak tambang, karena ada sewa perairan,” katanya.
Lebih lanjut kata dia bahwa target tahun ini merupakan target terbesar karena selama ini tertinggi hanya sebanyak Rp12 miliar.(adm)












