BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau, Sulawesi Tenggara, menunda keberangkatan dua kapal penumpang tujuan sejumlah daerah kepulauan di provinsi itu, karena cuaca ekstrim, pada Jumat.
Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Baubau, Hasbi Hasyim mengatakan, dua kapal yakni KM Fingky Putra 03 tujuan Dongkala dan KM Hasmawati 01 tujuan Kasipute Kabupaten Bombana saat ini berada di pelabuhan Baubau.
Ia mengatakan, KM Fingky Putra 03 sedianya berangkat pukul 11 siang dan KM Hasmawati 01 pukul 20.00 Wita. Namun, kondisi cuaca sehingga kapal tersebut ditunda keberangkatannya.
Hasbi menjelaskan bahwa penundaan itu dilakukan berdasarkan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Seperti contoh semalam angin sangat kencang. Dan hari ini pun kita berpatokan dari info cuaca terkini BMKG,” katanya.
Menurut informasi dari BMKG, kata Hasbi, tinggi gelombang di perairan tujuan pelayaran kapal-kapal yang ditunda itu mencapai 3 meter dan masih berada di zona orange hingga merah.
“Kapal tujuan Wakatobi tidak ada kita kasih berangkat, kita tunda juga,” ujarnya, Hasbi, Jumat (7/2/2025).
Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan informasi itu kepada perusahaan pelayaran dan nahkoda kapal agar meminta mereka memberikan pengarahan serta pengertian kepada masyarakat agar tidak memaksakan keberangkatan.
“Ini berdasarkan juga info BMKG bahwa cuaca lagi ekstrem. Dan kesadaran dari masyarakat sudah mulai bagus,” pungkasnya.(Adm)













