BAUBAU (PANTAUTODAY.COM) – Pelayanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Baubau, Sulawesi Tenggara, kembali normal pascakerusakan empat mesin pompa yang mengakibatkan suplay air kepada pelanggan sempat terganggu.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Baubau, Mursiddin mengatakan, dari empat mesin pompa yang rusak, tiga diantaranya sudah beroperasi kembali yaitu dua mesin di wilayah zona satu dan satu mesin di zona tiga.
“Tinggal satu mesin masih dalam proses perbaikan bagian dinamonya, tapi satu dua hari ini sudah bisa selesai,” ujar Mursiddin, di Baubau, Rabu (2/8/2023).
Dikatakannya, satu mesin zona satu yang sedang diperbaiki itu kapasitasnya kecil. Sifatnya hanya membantu apabila tiga mesin lainnya dijeda operasionalnya mengisi bak di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baadia.
“Karena (tiga) mesin itu dihidupkan setiap delapan jam, kemudian harus dimatikan selama dua jam baru dihidupkan kembali. Nah, selama dua jam itu, kalau ada mesin kecil, dia yang mengisi air,” jelas Inspektur Pembantu (Irban) II Inspektorat Baubau ini.
Ia mengatakan, pelayanan air bersih PDAM Baubau dibagi tiga zona wilayah, yang mana sumber air zona satu berasal dari Kali Balanga dengan IPAnya di Baadia yang melayani wilayah Kecamatan Betoambari, Murhum, dan Batupoaro.
Kemudian sumber air zona dua, kata Mursiddin, dari Kali Besar dan Kali Lasura yang mengisi IPA Palatiga melayani Kecamatan Wolio dan sekitarnya.
Selanjutnya, sumber air zona tiga dari Wamembe dan Karaha yang mengisi bak di Wamembe, bak Pelabuhan Murhum, dan IPA Waruruma yang melayani Kecamatan Bungi, Kokalukuna dan Lea-Lea.(adm)













