Pelni Siapkan Jetliner Angkut Penumpang KM Tilongkabila

Kepala Cabang PT Pelni Baubau, Djasman

BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PELNI (Persero) menyiapkan KFC Jetliner untuk mengantar penumpang KM Tilongkabila hingga daerah tujuan, menyusul insiden yang dialami KM Tilongkabila yang menabrak dangkalan di perairan Selat Baruta, Sulawesi Tenggara, pada Senin (28/7/2025) dini hari.

​Kepala Cabang PT Pelni Baubau, Djasman menyebutkan strategi pengalihan penumpang berdasarkan tujuan awal kapal yakni Raha, Kendari, Luwuk, Gorontalo, dan Bitung. Ia mengatakan, untuk penumpang dengan tujuan Raha dan Kendari telah dipindahkan ke kapal cepat dan telah melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, untuk penumpang tujuan Luwuk, Gorontalo, dan Bitung, pihaknya menyiapkan KFC Jetliner yang juga merupakan armada milik Pelni. ​”KM Jetliner sedang dalam perjalanan dari Wanci menuju Baubau dan direncanakan tiba malam ini pukul 19.00 WITA,” jelas Djasman, Selasa (29/7).

Ia mengatakan, penumpang tujuan Luwuk, Gorontalo, dan Bitung akan mulai dipindahkan dari KM Tilongkabila ke KFC Jetliner pada Rabu (30/7/2025) pagi, sekitar pukul 06.00 WITA, setelah penumpang sarapan. Kapal Jetliner sendiri dijadwalkan berangkat pukul 08.00 WITA.

​Djasman menegaskan bahwa Pelni berkomitmen penuh atas tanggung jawabnya terhadap para penumpang. “Ini adalah tanggung jawab dari Pelni sampai penumpang tiba ke tujuannya masing-masing,” ujarnya.

Ia mengatakan, selama KM Tilongkabila bersandar di Pelabuhan Baubau pasca-insiden, penumpang tetap mendapatkan fasilitas penuh layaknya dalam perjalanan, termasuk makan tiga kali sehari dengan menu standar Pelni, serta fasilitas tempat tidur dan kenyamanan yang terjamin.

​Sesuai rencana kata Djasman, setelah pengalihan penumpang selesai, KM Tilongkabila akan dikosongkan untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh oleh tim OS dan tim pemeriksa kecelakaan kapal. Setelah itu, kapal tersebut akan langsung menuju Makassar untuk menjalani dok darurat (emergency dock).

“Kapal nanti dari Baubau menuju ke Makassar direct, tidak lagi membawa penumpang. Hanya kru kapal saja yang di atas,” terangnya.

​Sementara itu, Kepala KSOP Kelas II Baubau, Taher Laitupa, mengatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan proses pengambilan keterangan dari awak kapal terkait insiden KM Tilongkabila. Hasil pemeriksaan tersebut akan segera dilaporkan ke Kantor Pusat.

​Taher menjelaskan, masih ada satu tahap pemeriksaan yang harus dilakukan untuk mengetahui secara menyeluruh penyebab kecelakaan. Pemeriksaan ini akan dilakukan oleh pejabat pemeriksa kecelakaan kapal dari KSOP Kendari yang diturunkan untuk membantu.

“Pemeriksaan lainnya sudah selesai, sekarang tinggal menunggu proses pemeriksaan tersebut,” ujarnya.

​Taher juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi terkait KM Tilongkabila untuk melakukan perjalanan menuju lokasi dok.

“Tilongkabila ini sudah kami rekomendasikan untuk tidak memuat penumpang. Kapal tersebut hanya diperkenankan untuk melakukan perjalanan menuju lokasi dok dan tidak lagi menjalankan kegiatan pengangkutan penumpang,” pungkasnya.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *