BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mulai mengantisipasi potensi pergesekan pascatahapan pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau dengan menggelar rapat koordinasi pelaksanaan tugas-tugas pemerintah daerah pascapelaksanaan pilkada.
Pertemuan yang dipimpin Pj Walikota Baubau Muh Rasman Manafi, digelar di rujab Walikota Baubau, Rabu (27/11/2024) malam.
Pj Wali Kota Baubau Muh Rasman Manafi dalam arahannya mengungkapkan, untuk Kota Baubau ada empat kecamatan yang perlu penanganan langsung. Oleh sebab itu, hal-hal yang memungkinkan adanya PSU benar-benar ditekan dan ini menjadi pesan Gubernur Sultra terkait prestasi Baubau yang lalu pada saat Pileg dengan angka partisipasi 81 persen diupayakan dipertahankan.
Begitu juga, lanjut dia, dengan potensi PSU atau potensi pergesekan pasca pencoblosan, karena pergesekan itu bisa jadi euphoria indikasi menang atau kekecewaan itu bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Baubau juga menyampaikan arahan Pj Gubernur Sultra yang menjadi perhatian adalah lebih pada upgrade informasi, dimana poin pertama diminta kepada semua kepala daerah didampingi dengan Kesbangpolnya dan para Asisten untuk menyiapkan laporan berkala yang langsung dikirim ke nomor hanphone Pj Gubernur Sultra.
Karena itu, kepada Sekda, Asisten dan Kesbangpol untuk melaporkan kalau hal-hal yang sudah selesai tidak perlu di laporkan cukup secara umum saja.
“Bahwa misalnya telah terkendali atau telah selesai perhitungan akan tetapi yang di butuhkan laporan ke Pj Gubernur itu adalah hal-hal yang perlu ada penanganan oleh pihak keamanan atau penyelenggara Pemilu yang harus disupport,” ujarnya.
Ditambahkan, ASN dan semua Pj Wali Kota dan Bupati juga diminta untuk membagikan informasi atau mendengarkan informasi terkait dengan langkah-langkah yang sudah diambil selama ini.
“Kalau perlu ada perbaikan disampaikan untuk lebih mencairkan lagi suasana, karena menjelang Pilkada pasti naik tensinya dan diupayakan di ASN ini setelah pencoblosan dan sudah tugasnya penyelenggara, namun baiknya mendahului menciptakan suasana solid dan saling merangkul,” pungkasnya.(Adm)












