BAUBAU, (PANTAUTODAY.COM) – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Baubau menunjukkan kinerja cepat dalam menyelesaikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2025. Bahkan, target tambahan pengukuran untuk PTSL 2025 sebanyak 300 bidang tanah sudah terlampaui.
Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Kantah Baubau, La Ode Sarfin mengungkapkan, bahwa progres pengukuran tanah sudah mencapai angka 339 bidang. Angka ini melebihi target yang ditetapkan.
”Alhamdulillah progres pengukuran sudah cukup targetnya, bahkan lebih. Untuk yang diukur sudah 339 (bidang),” ujar La Ode Sarfin, pada awal pekan ini
Meskipun pengukuran sudah tuntas, bahkan lebih, Sarfin menjelaskan, bahwa fokus saat ini adalah proses sinkronisasi dengan berkas-berkas kepemilikan. Ia menegaskan, pengukuran saja tidak cukup jika tidak didukung kelengkapan berkas dari warga.
”Saat ini sementara dipetakan dan disinkronkan dengan berkasnya. Karena walaupun sudah diukur, kalau tidak ada berkasnya, kan tidak berlanjut,” jelasnya.
Tim Kantah Baubau kini sedang menyinkronkan kelengkapan berkas untuk 339 bidang yang sudah diukur. Sarfin menyebut, pihaknya memprioritaskan input data ke dashboard bagi berkas yang sudah lengkap dan tidak bermasalah.
Meski 339 bidang sudah terukur, Sarfin menegaskan, bahwa target tambahan PTSL 2025 tetap 300 bidang dan tidak boleh lebih. Kelebihan bidang yang diukur akan menjadi stok untuk program PTSL di tahun 2026.
Proses pengukuran tambahan PTSL ini terbilang cepat. Tim Kantah Baubau hanya butuh waktu lebih dari dua minggu, tidak sampai satu bulan.
Sarfin menyebut, penetapan lokasi tambahan PTSL 300 bidang tersebar di 43 kelurahan. Namun, hanya 25 kelurahan yang warganya cepat mengajukan alokasi.
Adapun sebaran terbanyak dari 300 bidang yang rampung diukur ini yakni Kelurahan Lipu 47 bidang, Palabusa 43 bidang, Kaisabu Baru 43 bidang, Kadolokatapi 41 bidang. Sisanya tersebar di beberapa kelurahan lainnya.(Adm)












