Progres Pendaftaran Tanah di Indonesia Capai 98 Persen dari Target

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid

(PANTAUTODAY.COM) – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaporkan progres pendaftaran tanah di Indonesia telah mencapai 98 perse atau sebanyak 123,1 juta bidang tanah, mendekati target nasional sebesar 126 juta bidang.
Capaian ini menandakan langkah signifikan pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.

​Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (12/9/2025), mengungkapkan bahwa hingga kini, sebanyak 123,1 juta bidang tanah telah terdaftar. “Kita sudah mencapai 98% dari target,”ujarnya.

​Dari total bidang yang terdaftar, 96,9 juta di antaranya atau 77% sudah bersertifikat. Jumlah ini terdiri dari berbagai jenis hak, dengan Hak Milik menjadi yang terbanyak, yaitu 88,2 juta bidang.

Selain itu, ada pula Hak Guna Usaha (HGU) sebanyak 20 ribu bidang, Hak Guna Bangunan (HGB) 6,6 juta bidang, dan Hak Pakai 1,6 juta bidang.

​Secara khusus, Nusron menyoroti percepatan pendaftaran tanah wakaf yang dilakukan bersama Kementerian Agama. Sejak 2024, program ini menjadi prioritas untuk menertibkan pengelolaan aset umat.

“Ini untuk menjaga aset umat dan memberikan kepastian hukum atas tanah yang digunakan untuk ibadah,” jelasnya.

​Meskipun capaian ini patut diapresiasi, Nusron mengakui bahwa tantangan masih ada. Persoalan di lapangan, seperti kendala teknis dalam pendaftaran dan sengketa lahan, masih memerlukan penanganan serius.

​Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian ATR/BPN terus berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak. “Kami terus berupaya mempercepat penyelesaian persoalan pertanahan ini,”pungkas Nusron.(Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *