Sebanyak 23 Calon Alumni FKM Unidayan Baubau Dibekali Softskill

Suasana pelatihan softskill dan layanan karir bagi calon alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unidayan Baubau, Selasa (20/6/2023).

Baubau (Pantautoday.com) – Sebanyak 23 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) yang akan menyandang gelar sarjana tidak dibiarkan tamat dengan modal akademik saja, tapi mereka diberikan pelatihan softskill dan layanan karir.

Kegiatan pelatihan yang digelar di Baruga La Ode Malim Unidayan Baubau, Sultra menghadirkan pemateri qualified dengan tema “Menjadi Generasi yang Inovatif, Kreatif, dan Berdaya Saing Menuju Dunia Kerja”, Selasa (20/6/2023).

Wakil Rektor III Unidayan Baubau, La Baride mengatakan, materi yang disajikan sangat relevan dengan dunia kerja sarjana kesehatan masyarakat. Materi tersebut meliputi prospek kerja kesehatan di rumah sakit, teknik melamar dan tips sukses dalam interview, menyusun riwayat hidup, dan lamaran kerja, public speaking, informasi dunia dan lowongan kerja, serta konseling layanan dan bimbingan kerja.

“Ketika anda memasuki dunia kerja, maka tidak hanya kemampuan akademik yang dipertimbangkan, tetapi juga kemampuan softskill dari calon,” kata La Baride mewakili Rektor saat membuka pelatihan bagi calon wisudawan FKM tahun 2023.

Lebih jauh, jelas dia, persentase alumni yang menggeluti dunia kerja relevan juga menjadi komponen penilaian penting dalam akreditasi program studi.

“Ini salah satu syarat yang tidak bisa ditawar-tawar,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unidayan ini.

Sementara, Dekan FKM Unidayan, Rininta Andriani mengatakan, pelatihan softskill angkatan VIII dan layanan karir angkatan IV ini merupakan komitmen yang terus dipertahankan untuk memberikan bekal kepada setiap calon wisudawan/wisudawati FKM Unidayan dalam menghadapi dunia kerja.

“Ke depan, selain hasil yang kalian sudah dapatkan selama delapan semester atau lebih di Fakultas Kesehatan Masyarakat, kemampuan softskill juga sangat dibutuhkan. Dunia kerja sekarang ini bukan hanya mengharapkan ijazah, tapi juga skill terutama adalah softskill,” jelasnya.

Kemampuan softskill dimaksud, urai Rininta antara lain leadership atau kepemimpinan, komunikasi, mampu bekerja dalam tim, dan mampu bekerja dalam tekanan.

“Pelatihan ini juga bertujuan selain kalian lebih siap menghadapi dunia kerja, juga memacu untuk selalu mengembangkan kapasitas diri,” pungkasnya.

Ketua Panitia Pelatihan Softskill VIII dan Layanan Karir IV FKM Unidayan, Andi Yaumil Bay Thaifur menyebutkan total peserta pelatihan kali ini berjumlah 23 orang calon wisudawan.

“Jadi, terbagi dari enam orang Administrasi Kebijakan Kesehatan, 13 orang Kesling, dua orang Epidemiologi, dan Promkes dua orang,” urai Yaumil.

Sebagai tambahan, adapun pemateri pelatihan yakni Zamriati S.KM, Dahmar S.KM, M.Kes, Dr Rininta Andriani S.Sos, M.Kes, Masful Zydi Ibrahim S.Pd, MM, Dino Rizadman Rahia M.Psi, dan Wa Ode Nursana M.Psi.(adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *